Breaking News:

Siti Akui Ajukan Pinjaman KUR BRI Proses Sangat Mudah

Usaha Siti Mas'adah (31) pedagang gorden dan tas wanita di Pasar Puri Baru Kabupaten Pati terus berkembang. Dia juga seorang nasabah BRI.

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: iswidodo
tribunjateng/mazka hauzan naufal
PEDAGANG GORDEN - Siti pedagang gorden dan tas wanita di Pasar Puri Baru Kabupaten Pati. (TRIBUNJATENG/MAZKA) 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Usaha Siti Mas'adah (31) pedagang gorden dan tas wanita di Pasar Puri Baru Kabupaten Pati terus berkembang. Dia juga seorang nasabah BRI.

"Saya mengajukan pinjaman KUR. Prosesnya mudah. Hanya dengan surat izin pasar, bisa ajukan pinjaman. Bunganya juga tidak memberatkan untuk usaha kecil," kata Siti Mas'adah.

Warga Perumahan Rendole Kecamatan Margorejo Kabupaten Pati ini menuturkan, dulu hanya jualan di los bagian dalam Pasar Puri Baru Pati. Sekarang ia mampu membuka cabang di kios bagian luar pasar.

Dagangannya bermacam gorden. Ada harga Rp 35 ribu hingga hampir satu juta rupiah per meter. Tergantung bahan dan motifnya. Sedangkan tas kisaran harga Rp 100 ribu hingga Rp 350 ribu. Dia jualan offline di tokonya. Dan juga promo dagangan di media sosial di Facebook, WA dan Instagram.

Omzet harian rata-rata Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta, naik turun. Diakuinya saat ini penjualan makin meningkat seiring adanya pelonggaran dari pemerintah.

Selain debitur KUR, dirinya juga merupakan agen BRILink sejak 2017.

"Saya melayani tarik tunai, setor tunai, bayar cicilan, tagihan listrik, sampai tagihan BPJS. Rata-rata transaksi harian di tempat saya mungkin sekira Rp 1 juta. Tapi kadang ada juga yang transfer Rp 10 juta," kata dia.

Siti Mas'adah (31) adalah pemilik toko Gorden Pati. Dulu tahun 2020 sempat lesu jualannya. Namun berkat KUR Mikro dari BRI usahanya sekarang makin berkembang. (mzk)

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved