Breaking News:

Berita Sragen

Vaksinasi Terhadap Anak-anak di Sragen akan Dilakukan Besok

Pelaksanaan vaksinasi bagi anak-anak berusia 6-7 tahun di Sragen akan dimulai, Jumat.

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Mahfira Putri Maulani
Pelaksanaan vaksin campak di SDN 1 Sragen beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Dilaksanakan lebih cepat, pelaksanaan vaksinasi bagi anak-anak berusia 6-7 tahun di Kabupaten Sragen akan dimulai, Jumat (17/12/2021) besok.

Vaksin bagi anak-anak ini akan menyasar 92 ribu anak di Sragen. Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati optimis vaksinasi anak-anak akan rampung sebelum akhir tahun.

Bupati Yuni kepada Tribunjateng.com juga mengaku pihaknya bahkan sudah mempunyai vaksin Sinovac yang akan disuntikkan ke anak-anak besok.

"Vaksin untuk anak-anak kita sudah punya, makanya harus dioptimalkan. Vaksin anak ini akan menyasar 92 ribu anak, sampai akhir tahun saya yakin bisa," kata Yuni.

Berkaca seperti pelaksanaan vaksinasi kepada pelajar SMP dan SMA beberapa waktu lalu, pihaknya dalam sehari bisa memvaksin sebanyak 13.000 siswa.

Yuni mengatakan vaksinasi terhadap anak ini berdasarkan data dari Disdukcapil Sragen. Namun untuk pelaksanaan akan digunakan data siswa dari sekolah.

Sehingga anak-anak yang berasal dari luar wilayah kecamatan dirinya sekolah bisa melakukan vaksinasi di sekolah.

"Jadi data dari sekolah saja saya kira yang digunakan akan lebih anak mudah. Anak yang tidak tinggal di kecamatan lain bisa melakukan vaksinasi di sekolah," katanya.

Vaksinasi di sekolah, menurutnya juga lebih efektif. Serta untuk pengkondisian kepada anak-anak lebih mudah, karena ada yang mendampingi yakni guru.

Untuk anak-anak, Yuni mengatakan pihaknya meminta pihak sekolah untuk menyiapkan makanan tambahan. Seperti susu, telur ataupun biskuit disesuaikan kemampuan sekolah.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sragen, Suwardi menambahkan pihaknya belum bisa menentukan berapa hari untuk merampungkan vaksinasi anak-anak di Sragen.

Hal ini akan disesuaikan dengan kemampuan tenaga medis di masing-masing kecamatan. Suwardi mengatakan bisa dua hari bahkan satu minggu.

"Tergantung kemampuan nakes ya, dimungkinkan ada yang satu kecamatan dua hari selesai. Ada pula satu minggu mungkin belum selesai harus mendatangkan nakes dari luar kecamatan karena jumlah sekolah berbeda setiap kecamatan," katanya.

Untuk vaksinasi terhadap anak-anak SD yang dilakukan besok, Suwardi mengaku siap untuk memulai. Pihaknya juga telah berkoordinasi terkait perizinan kepada orang tua murid. (*)

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved