Breaking News:

Berita Pekalongan

Libur Natal dan Tahun Baru, Kota Pekalongan Siapkan 3 Titik Posko Check Point

Satgas Covid-19 Kota Pekalongan memastikan tidak ada penutupan, maupun penyekatan jalan saat libur Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru 2022

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: galih permadi
Dok Kominfo Kota Pekalongan
Kapolres Pekalongan Kota AKBP Wahyu Rohadi saat memberikan sambutan di Rakor Lintas Sektor dalam Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) tentang kesiapan pengamanan lalu lintas menghadapi Natal 2021 dan tahun Baru 2022 yang berlangsung di aula Mapolres Pekalongan Kota, Jum'at (17/12/2021). 

 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Satgas Covid-19 Kota Pekalongan memastikan tidak ada penutupan, maupun penyekatan jalan saat libur Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru), melainkan hanya pembatasan dan pengetatan.

Masyarakat yang memenuhi syarat juga dibolehkan untuk bepergian.

Hal ini menyusul, batalnya rencana penerapan PPKM Level 3 serentak.


Kendati demikian, Kota Pekalongan akan mendirikan posko-posko pelayanan pengecekan syarat perjalanan.

Hal ini disampaikan Kapolres Pekalongan Kota AKBP Wahyu Rohadi usai membuka kegiatan Rapat Koordinasi Lintas Sektor dalam Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) tentang kesiapan pengamanan lalu lintas menghadapi Natal 2021 dan tahun Baru 2022.

"Rakor lintas sektoral ini melibatkan seluruh instansi terkait dalam rangka kesiapan operasi lilin candi tahun 2021 yang bertujuan dalam rangka pengamanan Nataru," kata Kapolres Pekalongan Kota AKBP Wahyu Rohadi.


Pihaknya menekankan, satgas Covid-19 Kota Pekalongan memfokuskan upaya pengendalian, agar tidak terjadi lonjakan kasus Covid-19 serta mengedepankan giat preemtif, preventif, dan persuasif yang humanis dalam rangka meningkatkan kamtibmas pada saat dan setelah perayaan Nataru dengan tetap menerapkan prokes secara ketat.


"Lalu untuk pengamanan gereja di perayaan Natal, kami akan terus berkoordinasi dengan pengurus gereja agar dalam pelaksananaan ibadah tetap mengutamakan pembatasan jemaat dan tetap harus dengan prokes ketat," imbuhnya.


AKBP Wahyu menyebutkan, beberapa kerawanan yang perlu diwaspadai seperti terorisme, pengamanan terhadap obyek vital yang harus dilakukan lebih diperketat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved