Breaking News:

Polres Sragen Pastikan Tidak Ada Penyekatan: hanya pemantauan

Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi sampaikan tidak ada penyekatan di jalur masuk Kabupaten Sragen seperti yang direncanakan pada PPKM Level 3.

Tribun Jateng/ Mahfira Putri Maulani
Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi. 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi sampaikan tidak ada penyekatan di jalur masuk Kabupaten Sragen seperti yang direncanakan pada PPKM Level 3 sebelumnya.


Ardi sapaan akrabnya itu mengatakan pihaknya hanya melakukan pemantauan atau pengamanan, baik di gereja-gereja maupun di jalan.


"Pengamanan Natal dan tahun baru seperti yang telah disampaikan pemerintah pusat, tidak ada penyekatan."


"Namun demikian, karena Pandemi ini belum usai kami menghimbau agar masyarakat tidak euforia berlebihan merayakan tahun baru," terang Kapolres.


Meksipun tidak ada penyekatan, Ardi mengatakan tetap ada pos, namun bersifat pos pengamanan. Pos pengamanan ini akan berada di gereja-gereja dan pos pantau di rest area tol.


Untuk pos pelayanan lalu lintas akan ada enam pos yang tersebar di Kabupaten Sragen dan pos di gereja ada sebanyak sembilan pos.


"Pos ada di gereja yang kedua karena pastinya tingkat kepadatan lalu lintas meningkat juga kita akan pantau di rest area tol. Pos pelayanan lalu lintas ada enam dan untuk gereja ada sembilan," imbuhnya.


Personil sendiri pihaknya menerjunkan 660 personil dari Polres Sragen. Ardi mengaku pihaknya tentu akan dibantu personil dari Kodim 0725/Sragen, Satpol PP dan organisasi lain di Sragen.


Ardi menegaskan, berkomitmen kegiatan masyarakat tidak boleh ada yang satupun yang luput dari perhatian kami tentunya ini demi keselamatan kita bersama


Selain pos pengamanan, diberitakan Tribunjateng.com sebelumnya Polres Sragen juga akan mengawasi kegiatan-kegiatan masyarakat.


Meskipun tidak ada penyekatan, Ardi mengatakan pihaknya sudah berkomitmen mengawasi kegiatan masyarakat. Hal ini dilakukan agar tidak ada lonjakan kasu Covid-19.


"Kita berkomitmen menjaga kegiatan masyarakat, agar jangan sampai nanti setelah event Natal dan tahun baru ini terjadi lonjakan kasus yang tidak kita harapkan," katanya.


Sementara untuk pelaksanaan pengamatan operasi Natal dan Tahun Baru, Polres Sragen akan mulai pada (24/12/2021). (uti)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved