Breaking News:

Berita Pekalongan

Wali Kota Pekalongan Aaf: Aplikasi Omahe Ndewe untuk Database Infrastruktur Pemukiman

Dalam rangka mewujudkan visi-misi dan program unggulan wali kota dan Wakil Wali Kota Pekalongan yaitu membangun sistem database infrastruktur pemukima

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: galih permadi
Dok Kominfo Kota Pekalongan
Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid saat melaunching aplikasi Omahe Dewe di ruang Jetayu, kantor Setda Pekalongan 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Dalam rangka mewujudkan visi-misi dan program unggulan wali kota dan Wakil Wali Kota Pekalongan yaitu membangun sistem database infrastruktur pemukiman, Pemerintah Kota Pekalongan meresmikan launching aplikasi Omahe Ndewe di ruang Jetayu kantor Setda Pekalongan.


Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid mengatakan, aplikasi Omahe Ndewe selain sebagai upaya mewujudkan program unggulan, juga untuk mendukung Peraturan Presiden nomor 95 tahun 2018 tentang sistem pemerintah berbasis elektronik (SPBE) yang berisi transformasi menuju era e-goverment, dimana sistem dapat saling terintegrasi satu dengan yang lainnya.


"Sehingga, antar sistem dapat berinteraksi dan menghasilkan data yang dapat dijadikan acuan dalam keputusan perencanaan pembangunan dan penyelesaian masalah di daerah," kata Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid saat rilis yang diterima Tribunjateng.com, Jum'at (17/12/2021).


Selain itu menurut Aaf panggilan akrabnya Wali Kota Pekalongan, aplikasi Omahe Ndewe ini sangat bermanfaat kedepannya karena, Kota Pekalongan memiliki kepadatan penduduk yang relatif tinggi, dengan luas area 46,42 km⊃2; membuat pemukiman terlihat sangat padat sehingga membutuhkan pendataan yang valid dan terintegrasi. 


"Aplikasi Omahe Ndewe merupakan tools dalam pendataan lengkap rumah, aplikasi ini tidak terlepas dari makna historis data pemukiman yang merupakan data dari hasil blusukan yang sudah saya lakukan, saat saya belum menjabat sebagai Walikota, sehingga saat ini sudah saatnya untuk mewujudkan aplikasi ini," imbuhnya.


Aaf berharap, aplikasi Omahe Dewe ini dapat berjalan dan berfungsi dengan baik sehingga mampu memberikan data sesuai dengan apa yang dibutuhkan. 


"Semoga aplikasi ini dapat berfungsi dengan baik, meskipun di awalnya mungkin aplikasi ini belum sempurna. Tetapi, kita harapkan seiring dengan berjalannya program ini kita bisa menyempurnakan.


"Saya juga berterimakasih kepada BPS selaku pembina data yang telah membimbing OPD terkait, sehingga terkumpul data rumah yang lengkap dan mendapat rekomendasi statistik, serta telah memenuhi kandidat statistik sektorial," tambahnya. (Dro)

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved