Breaking News:

Liga 1

PSIS Semarang Pastikan Datangkan Striker Eks Liga Vietnam di Putaran Kedua BRI Liga 1

PSIS Semarang tak ingin posisinya terus merosot dalam persaingan di kompetisi Liga 1.

Tribun Jateng/Franciskus Ariel Setiaputra
Jajaran petinggi PSIS Semarang saat bertemu awak media di Hotel F&B inn Sam Poo Kong, Semarang, Jumat (17/12/2021) malam. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PSIS Semarang tak ingin posisinya terus merosot dalam persaingan di kompetisi BRI Liga 1 2021/2022.

Menutup putaran pertama, PSIS harus puas finish di urutan enam klasemen BRI Liga 1 setelah di beberapa pekan selalu berada di posisi lima besar. Bahkan sempat memuncaki klasemen.

Demi memenuhi target finish di posisi lima besar di akhir musim, manajemen PSIS melakukan evaluasi total yang meliputi jajaran pemain dan bahkan official serta manajemen tim.

Setelah mendatangkan pemain asing, Flavio Beck Junior, PSIS juga memastikan akan mendatangkan striker baru yang sebelumnya berkarir di kompetisi Liga Vietnam.

Hal tersebut diungkapkan CEO PSIS, Yoyok Sukawi pada saat bertemu awak media di Hotel F&B inn Sam Poo Kong, Semarang, Jumat (17/12/2021) malam.

Yoyok menyakini pemain yang didatangkan tersebut nantinya memiliki potensi untuk bersinar di persepakbolaan nasional.

"Kita kedatangan striker dari Liga Vietnam, proses perpindahannya sudah 80 persen. Namanya belum dapat kami sebutkan, sekarang visa dan surat keluar dari klub lamanya sudah keluar. Tanggal 18 akan terbang ke Indonesia," kata Yoyok.

"Harapan kita kedatangannya bisa menjadi obat penyakit teknis kami di putaran pertama. Selain bisa menjadi penahan bola, dan bisa menang duel bola-bola atas saat di depan. Sehingga winger-winger kita mendapat ruang untuk memposisikan diri memberikan umpan-umpan manja dari kiri ataupun kanan," kata Yoyok.

Dalam kesempatan yang sama, Komisaris PSIS Junianto mengatakan kedatangan striker baru diharapkan menambah kedalaman lini depan.

"Kita perlu menambah striker yang ditakuti lawan. Putaran pertama lawan kita berani dengan pemain depan kita. Sehingga begitu kita mundur, gelandang bertahan mereka bahkan berani masuk ke area pertahanan kita.

"Kalau ada yang ditakuti di depan, otomatis mereka ini akan jaga-jaga. Tidak akan menyerang semua," kata Junianto. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved