Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan Maut Wonogiri, Tabrakan Motor Sesama Pelajar, AG Tewas Masih Pakai Seragam

Kecelakaan maut di Wonogiri melibatkan seorang pelajar yang mengendarai motor di sebuah jalan Desa Manjung, Kecamatan Wonogiri. 

Editor: m nur huda
PIXABAY
Ilustrasi kecelakaan motor 

TRIBUNJATENG.COM, WONOGIRI - Kecelakaan maut di Wonogiri melibatkan seorang pelajar yang mengendarai motor di sebuah jalan Desa Manjung, Kecamatan Wonogiri

Pelajar tersebut warga Kecamatan Ngadirojo, Wonogiri.

Kecelakaan maut mengakibatkan AG (14) meregang nyawa tersebut terjadi Sabtu (18/12/2021), sekitar pukul 12.00 WIB. 

Tabrakan ini melibatkan dua pelajar yang sama-sama masih berseragam.

Kasatlantas Polres Wonogiri, AKP Marwanto, menjelaskan korban meninggal dunia usai mengalami luka yang cukup serius di bagian kepala. 

Marwanto mengatakan, kecelakaan maut tersebut melibatkan dua sepeda motor Suzuki Satria FU tanpa nopol dan Honda Vario nopol AD 2643 TR. 

"Dua kendaraan itu bersama-sama berjalan dari arah barat ke timur atau arah Manjung menuju ke Kasihan. Di sekitar TKP ada simpang tiga," terang dia. 

Seorang pelajar laki-laki asal Kecamatan Ngadirojo, Wonogiri meninggal dunia usai mengalami kecelakaan di sebuah jalan Dusun Purwosari RT 2 RW 1, Desa Manjung, Kecamatan Wonogiri. Kecelakaan yang mengakibatkan AG (14) meregang nyawa yang diketahui masih berstatus sebagai pelajar tersebut terjadi pada Sabtu (18/12/2021) sekitar pukul 12.00 WIB.
Seorang pelajar laki-laki asal Kecamatan Ngadirojo, Wonogiri meninggal dunia usai mengalami kecelakaan di sebuah jalan Dusun Purwosari RT 2 RW 1, Desa Manjung, Kecamatan Wonogiri. Kecelakaan yang mengakibatkan AG (14) meregang nyawa yang diketahui masih berstatus sebagai pelajar tersebut terjadi pada Sabtu (18/12/2021) sekitar pukul 12.00 WIB. (dok Polres Wonogiri)

Kronologi bermula saat Suzuki Satria yang dikendarai korban AG (14) memboncengkan rekannya yang sesama pelajar, AMM (14) warga Desa Sonoharjo, Kecamatan Wonogiri, berjalan dari barat. 

Saat bersamaan, motor lainnya yakni Honda Vario yang dikendarai BN (13) yang diketahui juga masih berstatus pelajar juga berjalan dari arah barat.

Sesampainya di lokasi kejadian yang juga di Simpang Tiga, kata Marwanto, motor Honda Vario yang berada di depan berbelok ke arah kanan.

"Dari arah belakang, melaju Suzuki Satria FU itu. Kemungkinan mau mendahului akan tetapi motor di depan sudah berbelok," ujarnya.

Akibatnya, tabrakan tidak bisa dihindarkan.

Nahasnya, korban saat itu yang diperkirakan pulang dari sekolah tidak memakai pelindung kepala atau helm.

"Pengendara Satria meninggal di RSUD, luka parah di kepala dan kedua tangan lecet. Sementara pemboncengnya saat ini juga masih dirawat. Luka di kepala juga," imbuh Marwanto.

Halaman
12
Sumber: Tribun Solo
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved