Breaking News:

Berita Banjarnegara

Plh Bupati Banjarnegara Dorong Milenial Cintai Dunia Pertanian

Kondisi geografis Kabupaten Banjarnegara mendukung untuk usaha di bidang pertanian.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Khoirul muzaki
Plh Bupati Banjarnegara saat membuka Jambore Petani Milenial SMAN 1 Batur di Kampung Gagot, Desa Kutawuluh, Kecamatan Purwanegara, kemarin, Senin (20/12/2021). 

TRIBUNBANYUMAS. COM, BANJARNEGARA - Kondisi geografis Kabupaten Banjarnegara mendukung untuk usaha di bidang pertanian.

Sayangnya potensi daerah itu belum cukup menarik  minat generasi muda untuk mencintai bidang pertanian, terlebih menjadi petani

Plh Bupati Banjarnegara, Syamsudin mengajak generasi muda Banjarnegara untuk mencintai bidang pertanian.

Menurut dia, saat ini petani masih didominasi golongan orang tua.  Generasi muda perlu dibangun kecintaannya pada bidang pertanian

“Kalau tidak generasi muda sekarang, siapa lagi yang akan mengelola potensi tersebut pada masa  akan datang,” katanya saat membuka Jambore Petani Milenial SMAN 1 Batur di Kampung Gagot, Desa Kutawuluh, Kecamatan Purwanegara, kemarin, Senin (20/12/2021).

Dia mencontohkan, Miftahul adalah sarjana pertanian lulusan IPB yang lebih memilih menjadi petani untuk menerapkan ilmu pertaniannya. 

Ia memilih menekuni usaha pertanian dengan memanfaatkan ladang milik orang tuanya, daripada bekerja kantoran dengan gaji bulanan.

Dia mengatakan, menjadi petani milenial tidak hanya terbatas pada ilmu pertanian konvensional, tetapi juga pemanfaatan teknologi dalam bertani serta memasarkan produk pertanian secara online. 

Melalui teknologi dan digitalisasi pertanian, dia berharap bisa menarik minat generasi muda untuk mau terjun di bidang pertanian.

Kepala Sekolah SMAN 1 Batur, Linovia Karmelita menyampaikan, kegiatan Jambore Petani Milenial diadakan selama tiga hari mulai tanggal 20-22 Desember 2021 dan diikuti oleh 102 siswa dari Kelas XII.

Kegiatan tersebut merupakan salah satu bagian dari program double track sekolahnya dengan membekali anak didik dengan keterampilan khusus, salah satunya di bidang pertanian.

"Melalui program double track diharapkan lulusan SMAN 1 Batur dapat memiliki keterampilan kewirausahaan terutama dalam bidang pertanian," katanya

Hal ini juga didukung kondisi alam dan tempat tinggal peserta didik yang merupakan wilayah pertanian yang subur. Sehingga pertanian adalah peluang usaha yang masih luas. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved