Berita Viral
Bayaran Abdul Rahim Joki Vaksin Covid-19, Tak Ada Tarif Tetap, Bisa Hampir Rp 1 Juta Sekali Suntik
Joki Vaksin Covid-19 di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan mengaku mendapat bayaran ratusan ribu dalam sekali suntik.
TRIBUNJATENG.COM, SULAWESI - Joki Vaksin Covid-19 di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan mengaku mendapat bayaran ratusan ribu dalam sekali suntik.
Ia memang tidak mematok tarif tetap, bayaran yang diberikan kliennya berkisar antara Rp 100 ribu hingga Rp 800 ribu sekali suntik.
Pria bernama Abdul Rahim (49) sudah menjad joki vaksin selama tiga bulan terakhir.
Dalam rentang waktu tersebut sudah ada 14 orang yang disuntik vaksin.
Baca juga: Viral Pria Joki Vaksin Sudah Disuntik Vaksin 16 Kali, Dokter Tirta Ungkap Efeknya
Baca juga: Sehari 3 Kali Disuntik, Joki Vaksin Covid-19 Mengaku Tak Rasakan Gejala Karena Konsumsi Minuman Ini
Baca juga: Dinkes Sulsel Cek Darah dan Urine Joki Vaksin Covid-19 di Pinrang yang Mengaku Disuntik Belasan Kali
Ia mengatakan sudah disuntik vaksin Covid-19 sebanyak 17 kali dalam rentang waktu tiga bulan itu.
Awalnya, Abdul Rahim menerima tawaran dari kenalannya untuk digantikan divaksin.
Setelah berhasil, ia kemudian mendapatkan pelanggan selanjutnya dari mulut ke mulut.
"Kalau menawarkan diri ke orang untuk digantikan vaksin itu pernah."
"Tapi, ada beberapa juga teman-teman yang langsung meminta," kata Rahim sapaan akrabnya, Selasa (21/12/2021).
Dalam melancarkan aksinya itu, Rahim hanya membawa fotocopy KTP pelanggan ke lokasi vaksinasi.
"Bawa fotocopy KTP orang yang mau divaksin. Kemudian tunggu petugas panggil nama," bebernya.
Ia mengaku, petugas tidak mengenalinya meski menggunakan identitas orang yang ia wakili untuk divaksin.
"Kadang pakai masker kadang juga tidak," ucapnya.
Dalam sehari, Rahim pernah mendapatkan vaksinasi sebanyak tiga kali.
"Biasa dua kali sehari. Tapi pernah tiga kali sehari saya disuntik vaksin," ucapnya.
Rahim mengaku tidak merasakan efek dari vaksinasi tersebut.
"Tidak ada. Biasa saja," ucapnya.
Menurutnya, efek vaksin tidak ia rasakan karena sebelum dan sesudah vaksin ia meminum air kelapa.
"Saya minum air kelapa sebelum dan sesudah divaksin," tuturnya.
Lebih lanjut, Rahim mengaku jika sudah 14 orang yang ia wakili untuk divaksin Covid-19 demi mendapatkan kartu vaksin.
Rata-rata ke 14 orang tersebut adalah kenalan Rahim yang berada di lingkungan rumahnya.
"Rata-rata orang dikenal dan dekat rumah," imbuhnya.
Baca juga: Puisi Gembira Abinaya Ghina Jamela
Baca juga: Doddy Sudrajat Disebut Buka Aib Vanessa Angel, Ayah Bibi: Koreksilah Diri
Baca juga: Pamit Pergi ke Sawah, Warga Mrebet Purbalingga Ditemukan Tewas
Rahim mendapat upah Rp 100 ribu sampai Rp 800 ribu setiap kali mewakili orang untuk divaksin.
Alasan Rahim ingin divaksin untuk memenuhi biaya kebutuhan sehari-hari.
"Untuk kebutuhan sehari-hari karena saya buruh bangunan ji. Kalau ada yang panggil saya pergi," imbuhnya. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Jadi Joki Vaksin, Abdul Rahim Dibayar hingga Rp 800 Ribu untuk Sekali Suntik,