Breaking News:

Berita Batang

Perayaan Natal, Gereja Santo Yusup Batang Ketatkan Prokes dan Terapkan Aplikasi Pedulilindungi

Menyambut Hari Raya Natal 2021, Gereja Santo Yusup di Kabupaten Batang mulai melakukan persiapan untuk keberlangsungan ibadat kebaktian misa natal.

Penulis: dina indriani | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/DINA INDRIANI
Menyambut Hari Raya Natal 2021, Gereja Santo Yusup di Kabupaten Batang, Jawa Tengah mulai melakukan persiapan untuk keberlangsungan ibadat kebaktian misa natal, Rabu (22/12/2021) 

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Menyambut Hari Raya Natal 2021, Gereja Santo Yusup di Kabupaten Batang, Jawa Tengah mulai melakukan persiapan untuk keberlangsungan ibadat kebaktian misa natal.

Halaman gereja nampak mulai proses pemasangan tenda.

Ketika hendak masuk dari parkiran ke dalam gereja, ada jadwal vigili natal, perayaan hari raya natal, pesta keluarga kudus, hingga misa perpisahan tahun 2021.

Pelaksanaan Hari Raya Natal di Gereja Santo Yusup juga akan memperket protokol kesehatan serta menerapkan aplikasi Pedulilindungi.

Baca juga: Pesan Pendeta Sugeng dari GKJ Slawi pada Momen Natal 2021: Kesederhanaan Menjadi Teladan

Baca juga: RS PKU Aisyiyah Kendal Diresmikan Bupati Dico

"Yang pasti protokol kesehatan kami akan perketat, dengan wajib masker, cuci tangan, jaga jarak, dan tidak ada yang saling bersalaman, kami juga sudah berkoodinasi dengan Diskominfo Batang terkait aplikasi Pedulilindungi, jadi nanti semua umat wajib scan barcode sebelum masuk gereja," tutur Pimpinan Gereja Katolik Santo Yusup Batang, Romo Joseph Ohoiledwarin saat ditemui, Rabu (22/12/2021).

Dikatakannya pihak gereja memastikan, bahwa seluruh jemaat yang akan mengikuti Misa harus sudah mendapatkan vaksin COVID-19 minimal dosis pertama.

"Beberapa waktu lalu kami juga sudah melaksanakan vaksinasi massal  karena vaksinasi merupakan salah satu syarat bagi para jemaat, supaya bisa mengikuti perayaan Misa Malam Natal dan Hari Raya Natal nanti," jelasnya.

Lebih lanjut, agar tetap bisa mengatur jaga jarak dan tidak menimbulkan kerumunan pihaknya menambahkan kapasitas di halaman gereja yang sudah dipasang tenda.

"Untuk kapasitas di dalam gereja sendiri bisa menampung  150 hingga 200 jemaat, sedangkan di luar sekitar 200 jemaat," ujarnya 

Baca juga: Peringati Hari Ibu, Partai Gelora Jateng Blusukan ke Rumah Warga Genuk Semarang Bagi-bagi Bantuan

Baca juga: Varian Omicron Belum Ditemukan di Jateng, Gubernur Ganjar: Kita Mesti Tetap Waspada

Sementara itu terkait parkir, pihaknya akan mengalihkan ke beberapa lokasi di sekitar termasuk di halaman masjid.

"Kami telah berkoordinasi dengan pengurus masjid terdekat, mereka sangat welcome, saya pun terenyuh kemudian membuat surat resminya, itu yang mungkin bisa menjadi inspirasi bahwa dari hal sederhana itu bisa menjadi contoh kerukunan antar umat beragama dan natal ini membuat satu kerjasama yang baik antar umat beragama," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved