Breaking News:

Berita Kabupaten Tegal

Pesan Pendeta Sugeng dari GKJ Slawi pada Momen Natal 2021: Kesederhanaan Menjadi Teladan

Korelasi dengan kondisi pandemi Covid-19 sekarang ini, perayaan Natal tidak harus selalu mewah, tapi bisa dilakukan secara sederhana

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/DESTA LEILA KARTIKA
Pendeta Sugeng Prihadi (tengah) yang juga sebagai Ketua Majelis Gereja Kristen Jawa (GKJ) Slawi, saat ditemui Tribunjateng.com, Rabu (22/12/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Momen natal pada tahun 2021 ini masih dalam suasana pandemi Covid-19, sehingga Pendeta Sugeng Prihadi yang juga sebagai Ketua Majelis Gereja Kristen Jawa (GKJ) Slawi, berpesan  bahwa masih ada harapan di tengah kesederhanaan.

Ia pun menggambarkan kesederhanaan yang bisa diteladani dari Yesus Kristus.

Diceritakan oleh Pendeta Sugeng, Yesus Kristus lahir ke dunia tidak di rumah sakit mewah, melainkan di kandang domba.

Baca juga: Kesbangpol Jawa Tengah Selenggarakan Kampung Bhinneka, Perkuat Benteng Pancasila

Baca juga: Hasil Babak I Skor 1-0 Timnas Indonesia Vs Singapura, Witan Cetak Gol Skema Serangan Balik

"Kesedehaann dari Yesus Kristus yang bisa diterjemahkan pada kondisi sekarang ini yaitu tidak perlu merayakan natal dengan mewah, terpenting hati kita membuka diri menjadi palungan untuk ditempati sang bayi Kristus," ungkap Pendeta Sugeng, pada Tribunjateng.com, Rabu (22/12/2021).

Adapun tema natal tahun ini yaitu "Cinta kasih kristus yang menggerakkan persaudaraan." 

Korelasinya dengan kondisi pandemi Covid-19 sekarang ini, perayaan Natal tidak harus selalu mewah tapi bisa dilakukan secara sederhana, terpenting kebersamaan dan tetap saling peduli satu sama lain. 

Gereja Kristen Jawa (GKJ) Slawi ini beralamat di Jalan K.H Ahmad Dahlan, C/17,  Slawi, Kabupaten Tegal.

Jumlah jemaatnya sejauh ini sebanyak 325 orang, mulai anak-anak sampai orangtua.

Adapun jumlah 325 jemaat ini tidak hanya di satu GKJ saja, melainkan tiga lokasi, yaitu di GKJ Slawi sebagai induk, dan dua cabang atau yang disebut pepanthan di daerah Prupuk dan Balapulang.

Baca juga: Video Kejari Batang Musnahkan Barang Bukti 97 Perkara Kasus Narkoba

Baca juga: RS PKU Aisyiyah Kendal Diresmikan Bupati Dico

"Natal tidak identik dengan hura-hura, tapi lebih kepada suka cita di dalam lindungan tuhan," tandasnya. (*) 

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved