Breaking News:

Berita Pekalongan

Wakil Wali Kota Pekalongan: Wawasan Kebangsaan dan Kedisiplinan bagi ASN Itu Penting

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Pekalongan menggelar sosialisasi wawasan kebangsaan bagi ASN di Gedung Diklat setempat.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: moh anhar
Dokumentasi Kominfo Kota Pekalongan
Wakil Wali Kota Pekalongan Salahudin saat memberikan sambutan di sosialisasi wawasan kebangsaan bagi ASN di Gedung Diklat setempat. 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN -Dalam rangka meningkatkan pemahaman wawasan kebangsaan dan kedisiplinan para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Pekalongan, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Pekalongan menggelar sosialisasi wawasan kebangsaan bagi ASN di Gedung Diklat setempat.

Wakil Wali Kota Pekalongan Salahudin menyampaikan, wawasan kebangsaan merupakan salah satu pengetahuan yang penting bagi ASN, melalui wawasan ini ASN akan memiliki rasa bela negara dan cinta tanah air.

Menurut Wawalkot Salahudin, perilaku bela negara dapat dimulai dari hal kecil.

Baca juga: Viral Baliho Puan di Lokasi Pengungsi Semeru, Pengamat Sebut Kurang Etis, Begini Respon PDIP

Baca juga: Pemkot dan PHDI bakal Bangun Krematorium Tahun Depan

Baca juga: Semifinal AFF 2020 Indonesia VS Singapura, Jaya Hartono Prediksi Timnas Bisa Menang Tipis

"Semangat bela negara itu sangat penting, dimulai dari hal kecil saja. Misalnya, mulai dari disiplin dalam bekerja dan mensyukuri apa yang sudah didapat dengan cara menjadi ASN yang baik."

"Jika mereka menjadi ASN yang baik, otomatis negara akan lebih kuat," kata Wakil Wali Kota Pekalongan Salahudin, Rabu (22/12/2021).

Kemudian, pihaknya mengajak para ASN untuk selalu menanamkan rasa syukur atas kesempatan mendapatkan kepercayaan dan kehormatan menjadi ASN, karena tidak semua orang mendapat kesempatan tersebut.

"Tahun ini sekitar 11 ribu orang yang mendaftar dan diterima hanya sekitar 3.000 orang yang lolos. Sehingga, harus bersyukur, kemudian mereka akan memperbaiki komitmen dan berniat menjadi ASN yang baik," imbuhnya.

Wawalkot menjelaskan, seorang ASN memiliki peluang mengabdi yang lebih besar, sehingga jika para ASN menjalankan tugas dengan baik, adil dan memiliki niat ibadah dalam bekerja, mereka akan mendapat pahala meskipun para ASN sudah tidak bekerja (purna tugas).

"Gaji akan habis tetapi kalau niatnya ibadah, ketika kita sudah purna tugas atau pindah alam masih tetap mengalir kalau niatnya ibadah."

"Sehingga mereka harus mensyukuri, bekerja dengan baik, disiplin, dan salah satu kriteria pemimpin yang adil meletakkan sesuatu pada tempatnya," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Kota Pekalongan Aprilyanto Dwi Purnomo mengatakan, kegiatan sosialisasi wawasan kebangsaan diikuti 200 ASN Kota Pekalongan.

"Sosialisasi ini kita bagi dalam 3 gelombang, narasumbernya dari kodim, kepolisian, kejaksaan, dan kepegawaian," katanya.

Baca juga: Dua Bulan Terputus, Jalan Grantung - Pekiringan Purbalingga Sudah Bisa dilalui Kendaraan

Baca juga: Kodim Sragen Kirim Satu Truk Berisi Bantuan Bahan Pokok untuk Korban Semeru

Baca juga: Prediksi Singapura vs Indonesia Semifinal AFF 2020 Malam Ini, Begini Analisa Eks Pelatih Persijap

April berharap dengan diadakan sosialisasi ini, para ASN di Kota Pekalongan lebih dapat memahami dan mengingatkan kembali fungsi, tugas dan tanggung jawab dengan profesinya sebagai ASN.

"Menjadi seorang ASN harus diawali dari niatan ibadah, sehingga dia harus memahami apa itu wawasan kebangsaan yang mana bahwa bangsa ini diperoleh dari berbagai macam suku dan agama, tidak membeda-bedakan," tambahnya. (*)

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved