Rabu, 27 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jateng

Cek Pasar, Gubernur Ganjar Tegaskan Lima Komoditas Jadi Perhatian Jelang Akhir Tahun

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan, ada lima komoditas bahan pokok yang menjadi perhatian tim pengendali inflasi daerah

Tayang:
Penulis: m zaenal arifin | Editor: muslimah
Humas Pemprov Jateng
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengunjungi sejumlah pasar tradisional di Kota Semarang sembari bersepeda, Kamis (23/12/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG  - Menjelang akhir tahun, harga sejumlah bahan pokok atau sembako mengalami kenaikan harga.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan, ada lima komoditas bahan pokok yang menjadi perhatian tim pengendali inflasi daerah untuk segera diselesaikan.

"Tadi saya berkeliling ke tiga pasar, ternyata ada kenaikan (harga) minyak goreng, telur, ayam, cabai setan, terus kemudian bawang merah.

Itu lima komoditas yang hari ini menjadi perhatian. Kita akan koordinasikan agar tim pengendali inflasi daerah segera bekerja," kata Ganjar, Kamis (23/12/2021).

Sebelumnya, Ganjar turun langsung memantau harga bahan pokok di pasar sambil bersepeda.

Ada tiga pasar di Kota Semarang yang didatangi, yaitu Pasar Wonodri, Pasar Kanjengan, dan Pasar di kawasan Jalan Prembaen.

Dari pantauan di tiga pasar itu diketahui lima komoditas bahan pokok itu mengalami kenaikan harga yang relatif tinggi.

Misalnya harga cabai setan yang harganya melonjak sampai sekitar Rp 80 ribu per kilogram. 

"Cabai Rawit Setan sekarang Rp 80 ribu (per kg), biasanya cuma Rp 20 ribu, langsung melonjak. Cabai hijau dan merah juga naik. Bawang merah juga. Lainnya yang juga naik itu ayam potong, telur, dan minyak goreng," ujar Ganjar.

Terkait kenaikan harga bahan pokok di sejumlah pasar di Kota Semarang itu, Ganjar mengatakan sudah dikoordinasikan dengan Wali Kota Semarang.

Kenaikan harga bahan pokok itu juga segera dikomunikasikan dengan Kementerian terkait agar segera bisa diselesaikan dan harga bahan pokok kembali terkendali.

Selain itu, Ganjar juga sudah siap untuk melakukan operasi pasar apabila kondisi harga bahan pokok di pasar belum juga terkendali.

"Nanti kami akan coba komunikasi dengan kementerian yang ada di pusat agar soal ini bisa segera kita selesaikan.

Khususnya yang agak lama ini adalah minyak goreng maka kalau tidak nanti kita akan lakukan operasi pasar saja," katanya. (Nal)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved