Breaking News:

Berita Semarang

Realisasi Pajak Restoran Cuma 54,5 Persen, Bapenda Semarang Gelar Undian Makan Kenyang Dapat Hadiah

Bapenda Kota Semarang menggenjot realisasi pajak restoran melalui undian makan kenyang dapat hadiah.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/EKA YULIANTI FAJLIN
Bapenda Kota Semarang mengundi makan kenyang dapat hadiah, di Balai Kota Semarang, Kamis (23/12/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang menggenjot realisasi pajak restoran melalui undian makan kenyang dapat hadiah.

Hingga saat ini, realisasi pajak restoran baru 54,5 persen atau sekitar Rp 130 miliar dari target Rp 249 miliar. 

Kepala Bapenda Kota Semarang, Agus Wuryanto mengatakan, undian makan kenyang dapat hadiah diharapkan dapat meningkatkan pendapatan daerah khususnya pajak restoran.

Diakuinya, pandemi Covid-19 menjadi penyebab pendapatan pajak restoran belum maksimal.

Baca juga: Alun-alun Ditutup Malam Tahun Baru, 460 Personel Diterjunkan dalam Pengamanan Nataru di Karanganyar

Baca juga: Mbah Minto Meninggal, Dokter Jelaskan Kenapa Orang Jatuh di Kamar Mandi Jangan Langsung Digendong

Baca juga: Gubernur Ganjar Kenang Sosok Mbah Minto: Beliau Lugu, Namun Sangat Menginspirasi

Apalagi, Kota Semarang baru masuk PPKM Level 1 pada Oktober lalu, sehingga belum bisa mendongkrak pendapatan. 

"Dengan undian ini, kami mentrigger pendapatan dari sektor restoran dan bisa meningkatkan pajak pada tahun depan," ucapnya, usai melakukan undian makan kenyang dapat hadiah, di Balai Kota Semarang, Kamis (23/12/2021). 

Menurutnya, potensi pajak restoran masih bisa dimaksimalkan. Indikatornya, jika restoran ramai, pendapatan pajak pun akan semakin meningkat.

Hanya saja, ini sudah memasuki akhir tahun, sehingga potensi tersebut bisa digunakan untuk 2022 mendatang. 

Hingga saat ini, tambah Agus, total pendapatan daerah 2021 mencapai 87,59 persen atau sebesar Rp 4,35 triliun.

Angka itu lebih tinggi dibanding tahun lalu pada periode yang sama, yang mana pendapatan di angka Rp 4,1 triliun. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved