Breaking News:

Berita Sragen

LPJU di Sepanjang Jalan Raya Sukowati, Alun-alun dan Taman Krido Anggo akan Dipadamkan 4 Hari

Meminimalisir terjadinya kerumunan, Alun-alun Sasono Langen Putro ditutup 4 hari.

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Mahfira Putri Maulani
Sejumlah pemuda tampak berkumpul di Alun-alun Sasono Langen Putro Sragen. 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Meminimalisir terjadinya kerumunan, Alun-alun Sasono Langen Putro Sragen akan ditutup selama empat hari, mulai (31/12/2021) hingga (2/1/2022).

Selain itu, Dinas Perhubungan (Dishub) Sragen juga akan memadamkan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di Alun-alun, Taman Krido Anggi dan sepanjang Jalan Raya Sukowati yakni dari Beloran hingga Terminal Lama.

Hal tersebut sesuai dengan ketentuan PPKM Level 2 Kabupaten Sragen, ketentuan tersebut sudah termaktub dalam Instruksi Bupati (Inbup) No. 360/596/038/2021.
 
Setidaknya ada sebanyak 150 unit LPJU di sepanjang Jalan Raya Sukowati yang akan dipadamkan. Pemadaman LPJU dilakukan mulai pukul 21.00 WIB sampai dengan pukul 05.00 WIB.

Sementara itu, Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi mengatakan tidak ada penyekatan kendaraan masuk di Kabupaten Sragen pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) ini.

Pihaknya hanya mendirikan pos pengamanan di sembilan titik. Lima pos pengamanan gereja, empat merupakan pos pelayanan yang ada di exit tol dan ada di rest area.

"Karena masih dalam kondisi Pandemi, kami bersepakat untuk meminimalisir kegiatan masyarakat dengan jalan serta alun-alun kita nanti pada tanggal 30 Desember sampai dengan tanggal 2 Januari kita lakukan penutupan," kata Ardi.

Dirinya menghimbau kepada masyarakat agar beraktivitas di rumah masing-masing. Ardi mewanti-wanti Pandemi Covid-19 belum berakhir, pihaknya berharap seluruhnya bisa melewati Pandemi dengan baik.

Sementara itu, untuk sosialisasi rencana ini, Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengatakan akan memberikan sosialisasi melalui radio maupun medis sosial.

"Sosialisasi kepada masyarakat untuk pengamanan Nataru akan didahului oleh kegiatan himbauan kepada masyarakat melalui radio melalui media sosial," katanya.

Yuni meminta agar masyarakat tidak menyelenggarakan kegiatan yang menimbulkan kerumunan dalam bentuk apapun dalam momen Nataru tahun ini. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved