Universitas Terbuka Semarang
Mahasiswa Universitas Terbuka (UT) Semarang Bisa Mengikuti Perkuliahan di Perguruan Tinggi Top Dunia
Kompetensi mahasiswa harus disiapkan sejak dini agar adaftif terhadap perubahan.
Melalui MBKM, Mahasiswa Universitas Terbuka (UT) Semarang Dapat Mengikuti Perkuliahan di Perguruan Tinggi Top Dunia
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dalam rangka menyiapkan mahasiswa menghadapi turbulensi perubahan yang begitu cepat dan bersifat disruftif, maka kompetensi mahasiswa harus disiapkan sejak dini agar adaftif terhadap perubahan tersebut.
“Tantangan ke depan itu sangat berat, sebab selain karena berlangsungnya begitu cepat, namun juga penuh ketidakpastian dan kompleks sifatnya”, demikian pernyataan Direktur UT Semarang Drs. Moh. Muzammil MM ketika mengawali sambutannya dalam acara sosialisasi program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) untuk mahasiswa UT Semarang.
“Mahasiswa sekarang tidak cukup hanya berkutat pada ilmu dalam prodinya saja, namun harus lintas disiplin ilmu. Oleh karena itu, UT Semarang sangat menyambut baik program MBKM. Sebagian mahasiswa sudah mengikuti program MBKM dengan mengikuti perkuliahan di perguruan tinggi lain. Untuk mengakselerasi program MBKM tersebut, UT Semarang memandang perlu mengadakan kegiatan sosialisasi kepada mahasiswa yang belum mengikuti MBKM”, tambah Muzammil.
Dalam sosialisasi MBKM, UT Semarang mengundang dua narasumber dari UT Pusat, yakni Kurnia Endah Riana, SE., M.Com yang saat ini menjabat sebagai Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Ekonomi dan Dr. Ernik Yuliana - Koordinator Bidang Akademik pada kantor Wakil Rektor Bidang Akademik UT.
Dalam menerapkan program MBKM, UT dengan dukungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi membentuk konsorsium dengan berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia dalam wadah yang diberi nama Indonesia Cyber Education Institute atau sering disingkat dengan ICE Institute.
ICE Institute merupakan market place untuk mata kuliah daring berkualitas di Indonesia yang ditawarkan oleh berbagai perguruan tinggi papan atas seperti Universitas Indonesia, UGM, IPB, Unair, ITS, Undip, UNS, Binus, UNJ, Telkom University, UPH, Unika Atmajaya Jakarta dan sebagainya.
“Selain menggandeng perguruan tinggi terkemuka di Indonesia, ICE Institute juga menggandeng EdX, yakni penyelenggara kuliah online tingkat dunia yang dibesut Harvard University dan Massachusetts Institute of Technology (MIT). Dengan menggandeng EdX maka para mahasiswa dapat mengikuti mata kuliah yang disediakan oleh berbagai perguruan tinggi dunia”, demikian pernyataan Dr. Ernik ketika mengawali sosialisasi.
“Dengan mengikuti MBKM di UT melalui EdX, Anda selain dapat sertifikat internasional juga dapat mengalihkreditkan mata kuliah yang telah Anda tempuh. Selain itu, dengan mengikuti MBKM, Anda dapat mengeksplorasi pengalaman baru melalui magang, pertukaran mahasiswa, riset dan sebagainya”, sambung Riana S.E., M.Com yang bertindak sebagai nara sumber kedua.
Para peserta yang sebagian besar merupakan mahasiswa UT sangat antusias dalam mengikuti acara sosialisasi tersebut.
“Untuk semester ini saya ingin mengikuti perkuliahan di UGM. Saya ingin mengambil mata kuliah Manajemen Pemasaran di perguruan tinggi impian saya dulu”, ucap Ratna - mahasiswa Program Studi Manajemen UT Semarang.
Beda dengan Ratna, Dika – mahasiswa Administrasi Bisnis UT sangat antusias ingin menempuh mata kuliah Manajemen Strategik di Harvard University melalui ICE Institute.
“Tutor saya sering cerita bahwa banyak CEO top dunia merupakan jebolan Harvard University. Oleh karena itu saya nggak sabar ingin segera registrasi mata kuliah tersebut”, ucap Dika dengan roman muka yang menunjukkan semangatnya yang tinggi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Program-Merdeka-Belajar-Kampus-Merdeka-MBKM-mahasiswa-UT-Semarang.jpg)