Breaking News:

Berita Purbalingga

Pemerintah Desa di Purbalingga Diminta Ikut Sengkuyung Program Rantang Berkah

Program Rantang Berkah atau pemberian makanan rutin terhadap lansia sebatang kara di Purbalingga akan tetap diberikan. 

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: moh anhar
Humas Pemkab Purbalingga
Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kabupaten Purbalingga, HR Imam Wahyudi saat menyerahkan berbagai bantuan kesra (bankesra) di Kantor Kecamatan Kalimanah, Kutasari dan Bojongsari, Purbalingga, Kamis (23/12/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Program Rantang Berkah atau pemberian makanan rutin terhadap lansia sebatang kara di Purbalingga akan tetap diberikan. 

Meski demikian program penanggulangan kemiskinan ini diharapkan tidak hanya dipikul oleh Pemerintah Kabupaten atau APBD, tetapi butuh sengkuyung dari Pemerintah Desa melalui Dana Desa (DD). 

Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kabupaten Purbalingga, HR Imam Wahyudi mengatakan Perpres nomor 104 tahun 2021, bahwa 40 persen dari DD digunakan untuk perlindungan sosial.

Baca juga: Pencuri Ini Sempat Berjam-jam Sembunyi di Rumah Korban, Begini Caranya Masuk saat Masih Ramai Orang

Baca juga: Kata Said Aqil Siradj Menanggapi Terpilihnya Gus Yahya sebagai Ketum PBNU, Ungkap Rencana Masa Depan

Hal itu disampaikan pada, Kamis (23/12/2021) saat penyerahan berbagai bantuan kesra (bankesra) di Kantor Kecamatan Kalimanah, Kutasari dan Bojongsari. 

"Tadinya 40 persen ini oleh kepala desa diartikan untuk BLT DD, padahal tidak demikian.

Melainkan yang 40 persen ini pada dasarnya untuk penanggulangan kemiskinan. 

Oleh karena nya mohon dalam penanggulangan kemiskinan desa bisa berkolaborasi dengan Pemkab, contohnya dalam program Rantang Berkah," kata Imam kepada Tribunjateng.com, dalam rilis. 

Ia menambahkan program rantang berkah ini bertujuan memberikan gizi atau makanan kepada orang yang miskin absolut.

Mereka yang tidak ada yang menolong maka tidak bisa hidup. 

Tahun lalu, Pemkab Purbalingga masih bisa memberikan secara penuh kepada mereka yang terdaftar penerima Rantang Berkah.

"Akan tetapi tahun ini tidak bisa penuh, karena berbagai kegiatan kita mengalami refocusing, disamping memang penerimaan dana transfer kita kurangnya itu sangat banyak. 

Sehingga harapan kita Program Rantang Berkah bisa disengkuyung bareng," lanjutnya. 

Asisten Sekda Imam Wahyudi juga mewakili Bupati menyerahkan berbagai bantuan kesra.

Baca juga: Sering Mengganggu, Ini 5 Tips Ibu Hamil agar Tidak Mual dan Tetap Bugar

Baca juga: 888 Peserta Ikuti Kontes Bonsai Tingkat Nasional di Purbalingga

Diantaranya honor pimpinan pondok pesantren, honor guru ngaji ponpes, honor untuk Kepala Madrasah Diniyah (Madin), Honor Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N), Honor Penyuluh Agama Islam (PAI), Santunan untuk Orang Dengan Kecacatan Berat (ODKB), santunan Yatim-Piatu.

Bantuan sembako untuk penyandang disabilitas, bantuan sembako untuk Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS)/Panti, santunan kecelakaan penderes, alat bantu untuk para disabilitas : alat bantu dengar/walker/kursi roda. (*) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved