Berita Jepara

Temukan Data Pribadi Peserta Vaksin di Pendopo, Bupati Jepara Evaluasi Pelaksanaan Vaksinasi

Bupati Jepara Dian Kristiandi mengamankan sebanyak 87 bendel data pribadi peserta vaksin di Pendopo RA Kartini.

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/MUHAMMAD YUNAN SETIAWAN
Bupati Jepara Dian Kristiandi saat mengamankan puluhan data pribadi peserta vaksin yang tercecer di Pendopo RA Kartini. 

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Bupati Jepara Dian Kristiandi mengamankan sebanyak 87 bendel data pribadi peserta vaksin di Pendopo RA Kartini.

Puluhan data yang berisi fotokopi Kartu Tanda Penduduk, Kartu Keluarga, dan sertifikat vaksin tercecer di pojok gamelan. 

Setelah temuan ini, kata dia, pihaknya akan mengecek ke Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara untuk meminta klarifikasi.

Baca juga: Kernet Bus Tepati Janji Bangunkan Pria Demak Jika Sampai Semarang, Tapi Penumpang Ngga Bangun-bangun

Baca juga: Intip Pembuatan Tart Custom Natal di Tlogosari Kota Semarang, Desainnya Beragam

"Saya akan evaluasi kegiatan vaksinasi bahwa data-data pribadi bisa tercecer di lapangan," kata dia, Jumat (24/12/2021).

Dia berharap setelah evaluasi kejadian seperti itu tidak terulang lagi.

Menurut pria yang akrab disapa Andi itu, data pribadi harus dilindungi.

Apabila data itu tercecer, maka sangat membahayakan.

Dia meminta semua fasilitas kesehatan seperti pusksesmas dan yang lain untuk memperhatikan hal ini.

"Ini soal data kependudukan. Mestinya diamankan dan dilindungi. Tidak tercecer di lapangan," tandasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara, Eko Cahyo Puspeno menerangkan, setiap usai pelaksanaan vaksin semua sisa vaksin, logistik, dan berkas pencatatan dan pelaporan, formulir screening, dan limbah vaksin akan dibawa ke Dinkes.

"Jadi tidak ada yang tersisa usai pelayanan. Itu sudah biasa kami lakukan," terangnya.

Menurutnya, adanya data pribadi peserta vaksin yang tercecer karena ada "miss" di lapangan. 

Dia mengakui sebelumnya juga telah mengamankan satu kantong plastik yang berisi sampah sisa pelaksanaan vaksin di Pendopo Alit. 

"Kami akan menyampaikan petugas untuk lebih berhati-hati," imbuhnya.

Baca juga: Intip Pembuatan Tart Custom Natal di Tlogosari Kota Semarang, Desainnya Beragam

Baca juga: Kernet Bus Tepati Janji Bangunkan Pria Demak Jika Sampai Semarang, Tapi Penumpang Ngga Bangun-bangun

Eko menyampaikan terimakasih atas pihak-pihak yang menemukan ini, itu akan membuat petugas-petugas lebih berhati-hati lagi.

Dia memastikan tidak ada unsur kesengajaan atas tercecernya data pribadi peserta vaksin.

"Tentunya juga kami dimaklumi. Karena dengan sasaran vaksin yang banyak dan kadang-kadang petugas yang terbagas yang namanya human erorr bisa terjadi," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved