Breaking News:

Bert Sragen

26 Warga Binaan Lapas Kelas IIA Sragen Dapat Remisi Natal, Tak Ada yang Langsung Bebas

Sebanyak 26 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sragen terima remisi Natal pada moment Natal ini, Sabtu (25/12/2021).

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: m nur huda
Tribun Jateng/Mahfira Putri Maulani
Pemberian remisi kepada para warga binaan di gereja Lapas Kelas IIA Sragen, Sabtu (25/11/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Sebanyak 26 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sragen terima remisi Natal pada moment Natal ini, Sabtu (25/12/2021).


Pemberian surat remisi dilakukan di gereja Lapas Kelas IIA Sragen oleh Kepala Lapas Kelas IIA Sragen, Purwoko Suryo Pranoto. Pada kesempatan itu, Purwoko juga membacakan sambutan Menkumham.


Dia mengatakan pemberian remisi kepada warga binaan adalah salah satu indikator pelaksanaan pembinaan di dalam Lapas yang juga merupakan salah satu unsur pemenuhan hak bagi narapidana.


Remisi ini diberikan kepada warga binaan yang telah memenuhi syarat substantif dan administratif serta telah mengikuti program pembinaan dengan baik.


"Program pembinaan yang dilaksanakan selama menjalani pidana di Lapas bertujuan untuk menyiapkan narapidana agar dapat berintegrasi secara sehat dengan masyarakat," kata Purwoko.


Dia melanjutkan Remisi yang didapatkan hari ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah melalui hadiah berupa pemberian pengurangan hukuman.


Selain itu juga sebagai salah satu wujud pembinaan yang diharapkan dapat menyemangati, agar tetap konsisten dalam memperbaiki diri dan mengikuti program pembinaan dengan baik.


Sementara itu, Kasi Pembinaan Nara Pidana dan Anak Didik Lapas Kelas IIA Sragen, Agung Hascahyo menambahkan warga binaan yang mendapatkan remisi sesuai dengan yang pihaknya ajukan sebelumnya.


Warga binaan yang menerima remisi juga beragam. Empat orang diantaranya remisi 15 hari, 20 orang remisi satu bulan dan dua orang r misi satu bulan 15 hari.


"Warga binaan yang kami ajukan remisi memang 26 dan semuanya mendapatkan. Remisi yang diterima juga beragam ada yang 15 hari- 1 bulan 15 hari. Yang jelas tidak ada yang bebas," kata Agung.


Agung melanjutkan warga binaan yang beragama Nasrani di Lapas Sragen sebanyak 39 orang. Sisanya yang tidak mendapatkan remisi dikarenakan belum menjalani enam bulan masa pidana.


Penghuni Lapas Kelas IIA Sragen sendiri pada saat ini sebanyak 516 orang. Rinciannya, sebanyak 487 narapidana dan 29 tahanan.


"Warga binaan atau narapidana yang memenuhi syarat atas usulan remisi khusus dan dinyatakan berkelakuan baik, serta berperan aktif dalam program pembinaan," kata Agung.


Pemberian remisi tersebut dilakukan secara selektif dan transparan melalui Sistem Database Pemasyarakatan (SDP). Pemberian remisi kepada narapidana merupakan perwujudan pemajuan dan perlindungan hak asasi manusia (HAM). (uti)

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved