Berita Blora
Sempat Tembus Rp 30 Ribu per Kilogram, Harga Telur di Pasar Sido Makmur Kembali Turun Hari Ini
komoditas kebutuhan pokok telur ayam ras di pasar sido makmur sempat naik.
Penulis: ahmad mustakim | Editor: sujarwo
TRIBUNJATENG.COM, BLORA – komoditas kebutuhan pokok telur ayam ras di pasar sido makmur sempat mengalami kenaikan yang signifikan hingga menembus Rp 30 ribu rupiah per kilogram.
Namun kini harga telur sudah mengalami penurunan per hari ini, Minggu (26/12/2021).
Pedagang telur ayam ras, Imron (35) menuturkan saat ini harga per kilogram telur sudah mengalami penurunan.
Meski sebelumnya mengalami kenaikan hingga menembus harga Rp 30 ribu per kilogram.
“Harganya sekarang sudah turun, kemarin naik,” ucap Imron saat ditemui tribunjateng di lapak jualannya di pasar sido Makmur.
Imron menyebutkan untuk harga telur ini sendiri terdapat perbedaan harga dalam pembelian eceran dan tidak.
“Naiknya sudah sampai 30 ribu per kilogram, sekarang Rp 26 500 ribu per kilogram tapi untuk pembelian satu tray. Untuk harga eceran per kilogramnya Rp 27 500 ribu rupiah. Ada selisihnya,” terang Imron.
Pria yang juga menjual kebutuhan pokok ini, mengatakan terkait kenaikan harga telur ini sendiri dikarenakan tidak adanya barang tersebut.
“Karena barangnya langka, sama pakan-pakannya juga mahal,” ujarnya.
Menurutnya, pedagang lebih menyukai harga ketika tinggi. Dirinya berharap persaingan harga antara pedagang berjalan dengan sehat.
“Harapan senangnya ya harga mahal, kalau harga pendek kasihan sama peternaknya.
Menanggapi fluktuatifnya harga telur di pasar sido makmur, itu tergantung juga dengan stok barang pedagang itu sendiri.
“Hari ini kan sudah turun, Kemarin kan masih, kadang stoknya masih, jadi masih mahal, kalau sekarang turun, stoknya baru lagi,” jelas Imron.
Imron menambahkan, terkait banyaknya bantuan sosial pemerintah hari ini berpengaruh. Krena baanyak kebutuhan telur yang masuk juga kesana.
“Masalah mahal itu kadang barangnya tidak ada, kalau itu diambil sama kebutuhan program keluarga harapan (PKH),” pungkasnya.
Begitu juga dengan Rini, pedagang sembako di blok C di pasar sido makmur mengungkapkan harga telur ini sendiri juga Rp 30 ribu per kilogram.
Dirinya mengatakan pembelian telur eceran dan tidak mempunyai harga yamng berbeda.
“Harga telur per kilogram Rp 30 ribu per kilogram. Kalau per tray (15 kg) itu bisa 29 ribu per kilogram,” ucap Rini.
Saat disinggung terkait penyebab kenaikan ini sendiri, dirinya tidak mengetahui. Sebab dia hanya menjualkan saja. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pedagang-telur-di-blora.jpg)