Breaking News:

Berita Pekalongan

Beri Motivasi di RSUD Bendan, Wali Kota Aaf: Nakes Harus Menyesuaikan Perkembangan Alat Medis

Profesi perawat dan bidan adalah ujung tombak dari pelayanan sebuah rumah sakit.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Indra Dwi Purnomo
Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid saat memberikan motivasi untuk perawat dan bidan, di aula RSUD Bendan Kota Pekalongan. 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Profesi perawat dan bidan adalah ujung tombak dari pelayanan sebuah rumah sakit, penanganan dan perkembangan kondisi seorang pasien berpusat pada profesi keperawatan.

Sebagai upaya peningkatan kualitas pelayanan yang diberikan perawat dan bidan, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bendan Ko

Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid saat memberikan motivasi untuk perawat dan bidan, di aula RSUD Bendan Kota Pekalongan.
Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid saat memberikan motivasi untuk perawat dan bidan, di aula RSUD Bendan Kota Pekalongan. (Tribun Jateng/Indra Dwi Purnomo)

ta Pekalongan menggelar pelatihan peningkatan kapasitas perawat dan bidan dalam melayani pasien di aula RSUD Bendan, Senin (27/12/2021).

Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid mengapresiasi atas prestasi yang sudah dicapai oleh RSUD Bendan Kota Pekalongan, karena telah memberikan pelayanan yang baik untuk masyarakat Kota Pekalongan dan sekitarnya.

Aaf panggilan akrabnya Wali Kota Pekalongan menilai, bahwa profesi perawat dan bidan memiliki tanggung jawab yang sangat besar, sehingga perlu adanya penyegaran ilmu.

"Mas dan mbk, baik perawat serta bidan ini punya tanggung jawab besar, apabila salah memberikan obat, salah diagnosa, salah penanganan itu bisa menjadi fatal."

"Mudah-mudahan dengan pelatihan ini, memberikan pencerahan untuk kita semua, bisa resfesh ilmu, memberikan tambahan ilmu baru dan peningkatan pelayanan untuk para perawat dan bidan di RSUD Bendan ini," kata Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid kepada Tribunjateng.com.

Menurut Aaf, untuk meningkatkan pelayanan kesehatan, tenaga kesehatan baik itu dokter, perawat maupun bidan dituntut untuk mengikuti dan menyesuaikan dengan perkembangan kemajuan teknologi dan kemajuan alat medis.

"Semakin kesini, pasti ada alat-alat baru dari alat medis dan tekonologi baru kita harus menyesuaikan. Kemudian juga beberapa jenis obat baru, kita harus sesuaikan semua karena mereka ini dituntut untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat," ujarnya.

Pihaknya berharap dengan diadakan pelatihan rutin, mereka mampu memberikan pelayanan dan penanganan yang lebih baik untuk para pasien.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved