Breaking News:

Berita Solo

Lewat Batu Akik, Identitas Mayat Pria yang Ditemukan di Sungai Joyotakan Solo Terungkap

Saat ditemukan, tidak ada identitas dari korban. Namun, meski tanpa identitas, mayat pria itu terdeteksi memiliki ciri yang bisa dikenali

Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: muslimah
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Identitas mayat laki-laki yang ditemukan di sungai perbatasan antara Kelurahan Joyotakan, Serengan, Solo dengan Kecamatan Grogol, Sukoharjo, Sabtu (25/12/2021) sekira pukul 17.00 WIB terungkap.

Diketahui, korban bernama Slamet (66) warga Gambirejo, Kelurahan Joglo, Kecamatan Banjarsari.

Hal itu diketahui setelah keluarga korban mendatangi Mapolsek Serengan.

Baca juga: Nadeo Argawinata Blak-blakan Rahasia Sukses Tepis Penalti Singapura, Sempat Pelajari Lewat Video

Baca juga: Deretan Weton Ampuh yang Dipercaya Memiliki Pelindung Terbebas dari Sihir Gaib

"Jadi ada yang melapor kehilangan anggota keluarganya. Setelah dilihat ciri-ciri ternyata benar keluarga mereka," ucap Kanit Reskrim Polsek Serengan, Iptu Wahyu Riyadi saat dikonfirmasi, Senin (27/12/2021).

Namun, menurut Wahyu, pihaknya tidak mengetahui pasti apakah korban memiliki riwayat penyakit karena tidak ada keterangan dari pihak keluarga.

"Keluarga korban sudah mengikhlaskan dan membuat surat pernyataan untuk tidak divisum dan sebagainya. Langsung dibawa dari rumah sakit dan dikebumikan," tuturnya.

Menurut Wahyu, saat ditemukan, tidak ada identitas dari korban. Namun, meski tanpa identitas, mayat pria itu terdeteksi memiliki ciri yang bisa dikenali.

Yakni ada barang-barang yang masih melekat di tubuhnya saat ditemukan.

“Barang-barang korban seperti jam tangan dan batu akik masih terpasang. Apakah mayat korban ini tersangkut atau seperti apa masih kita selidiki,” papar Wahyu.

Penemuan mayat itu sempat menggegerkan warga sekitar dan langsung dilaporkan ke pihak berwajib.

Warga sempat berhamburan menuju ke lokasi karena penasaran dengan mayat pria nahas itu.

Mayat laki-laki yang diperkirakan berusia 60 tahun itu pertama kali diketahui keluarga yang hendak makan bakso di warung sekitar lokasi.

“Saat menunggu antrean itulah mereka melihat kondisi sungai. Ternyata malah tahu ada mayat di sungai,” tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved