Pilkada 2024

Lupa Tugas Bawaslu saat Tes Wawancara, Bacalon Pun Kena Semprot Tim Seleksi

Tes wawancara dalam tahapan seleksi bakal calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) periode 2022-2027

TRIBUNNEWS/HERUDIN
Bawaslu 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA -- Tes wawancara dalam tahapan seleksi bakal calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) periode 2022-2027 berlangsung cukup ketat.

Buktinya salah satu bakal calon anggota Bawaslu yakni Duke Arie Widagdo kena semprot dari Tim Seleksi (Timsel).

Peserta urutan ketiga yang menjalani wawancara itu ditanyanl oleh tim seleksi perihal tugas Bawaslu sebagai kelompok yang berwenang mengawasi jalannya Pemilu berdasarkan Undang-Undang (UU).

"Kalau saya boleh pertanyaan sederhana saja, di dalam UU itu apasih tugas Bawaslu?" tanya anggota tim seleksi, di Ruang Sasana Bakti Praja, Gedung C Lantai 3 Kantor Pusat Kemendagri, Jl. Merdeka Utara No.7, Jakarta Pusat, Minggu (26/12).

Duke menjawab dengan lugas bahwa tugas Bawaslu di dalam UU adalah melakukan pengawasan, melakukan proses penanganan perkara atau ajudikasi, melakukan atau menerima pengaduan proses pengaduan itu, kemudian memutus proses ajudikasi atau perkara tersebut.

Namun agaknya jawaban itu tak memuaskan tim seleksi. Tim seleksi kembali mencecar dan meminta Duke menjawab dengan lebih spesifik seperti yang termaktub dalam UU.

"Kalau sebutkan dalam UU Anda bisa? Tugas Bawaslu adalah?" tanya anggota tim seleksi lagi.

"Saya tidak terlalu hafal sesuai undang-undang, yang saya tau seperti itu," jawab Duke dengan raut wajah yang terlihat khawatir.

Semprotan lantas keluar dari tim seleksi bahwa bakal calon anggota KPU maupun Bawaslu harus memahami betul terkait tugas dan wewenang dari lembaganya tersebut.

"Ya karena Anda mau menjadi anggota Bawaslu, jadi harus tahu tugas Bawaslu," kata anggota tim seleksi kepada Duke.

Petahana anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar kemudian mendapat giliran berikutnya dalam tes wawancara.

Wawancara Fritz terbilang lancar pada awalnya, pertanyaan demi pertanyaan berhasil dijawab dan dijelaskan secara gamblang, termasuk perihal sumbangsih Bawaslu periode sebelumnya.

Namun, Fritz sempat dicecar karena kebingungan menjawab ketika dihadapkan kasus apakah bisa seorang terpidana dalam masa cobaan maju mencalonkan diri dalam pemilu.

Fritz sempat diam dalam keheningan, dan memikirkan jawaban sambil melihat ke arah tim seleksi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved