Breaking News:

Guru Berkarya

Memanfaatkan Media Gambar dalam Mempelajari Aneka Binatang

Proses pembelajaran dalam lingkungan pendidikan terutama kelas pada jenjang pendidikan Usia Dini perlu di rancang secara matang.

Editor: abduh imanulhaq
IST
Yuhanit SPdAUD, Guru TK Handayani 04 Temuireng Kec Petarukan Kab Pemalang 

Oleh: Yuhanit SPdAUD, Guru TK Handayani 04 Temuireng Kec Petarukan Kab Pemalang

PROSES pembelajaran dalam lingkungan pendidikan terutama kelas pada jenjang pendidikan Usia Dini perlu dirancang secara matang. Guru harus terampil merancang dan mengelola proses pembelajaran agar materi pembelajaran dapat tersampaikan dan sesuai dengan kaidah kurikulum 2013 (Kurtilas).

Guru hendaknya dapat mendesain dan menggunakan strategi yang melibatkan anak didik aktif. Anak didik diajak dan di rangsang untuk belajara aktif baik secara fisik, mental, maupun sosial. Para guru diharapkan dapat merancang dan mengelola proses pembelajaran dengan menyajikan sebaik-baiknya serta mengatur kondisi yang baik pula.

Selain itu, pendidikan jenjang usia dini harus dapat mengarahkan anak didik menjadi subyek yang memiliki kemampuan dan daya serap yang tinggi, kreatif, mandiri dan professional seperti yang dilaksanakan di TK Handayani 04 Temuireng Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang. Maimunah (2009:15) menjelaskan bahwa pendidikan anak usia dini adalah jenjang pendidikan sebelum pendidikan dasar yang merupakan suatu upaya pembinaan yang ditujukan bagi anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun. Pendidikan ini dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan memasuki pendidikan lebih lanjut, yang diselenggarakan pada jalur formal, nonformal, dan informal.

Mulyasa (2001:7) mengungkapkan bahwa pendidikan adalah kehidupan untuk kegiatan belajar harus dapat membekali anak didik, kecakapan hidup yang sesuai dengan lingkungan kehidupan dan kebutuhan anak didik. Di antara beberapa media pembelajaran, media gambar adalah media yang paling umum dipakai. Hal ini dikarenakan anak didik lebih menyukai gambar daripada tulisan. Apalagi jika gambarnya dibuat dan disajikan sesuai dengan persyaratan gambar yang baik, sudah barang tentu akan menambah semangat anak didik dalam mengikuti proses pembelajaran.

Media gambar adalah segala sesuatu yang diwujudkan secara visual ke dalam bentuk dua dimensi sebagai curahan ataupun pikiran yang bentuknya bermacam-macam seperti lukisan, potret, slide, film, strip, opaque projektor. Media gambar adalah media yang paling umum dipakai, yang merupakan bahasan umum yang dapat dimengerti dan dinikmati dimana-mana. Media gambar merupakan peniruan dari benda-benda dan pemandangan dalam hal bentuk, rupa, serta ukurannya relatif terhadap lingkungan.

Berdasarkan hasil pembelajaran tentang pengenalan berbagai macam binatang dengan menggunakan media gambar khususnya pada anak didik usia dini, dapat diketahui bahwa motivasi belajar anak didik lebih tinggi dalam proses pembelajaran menggunakan media gambar tersebut. Hal ini disebabkan dengan adanya penggunaan media gambar yang membuat anak didik lebih tertarik dan bersemangat untuk belajar.

Keaktifan anak didik lebih meningkat dimana anak didik merasa lebih dapat berekspresi dalam belajar sehingga para anak didik aktif dalam kegiatan belajar mengajar di kelas, bukan hanya guru saja yang aktif dalam pembelajaran ini. Para anak didik juga dapat menyadari apa tujuan yang hendak dicapai dari pembelajaran tersebut dan menyadari manfaat apa yang diperoleh bagi dirinya. Motivasi anak didik dengan sendirinya muncul kuat dan tertanam dalam dirinya.

Mereka ingin menguasai kemampuan yang terkandung dalam tujuan pembelajaran yang bermanfaat untuk dirinya, sehingga menghasilkan pemahaman pembelajaran yang lebih mendalam, kritis, dan kreatif. Nilai yang dicapai para anak didik pun mengalami peningkatan dari yang rendah menjadi lebih baik setelah melakukan pembelajaran dengan penggunaan media gambar ini. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved