Breaking News:

Guru Berkarya

Membangun Sikap Selektif Pengaruh Iptek Melalui Pancasila

Berbagai penemuan-penemuan baru bergerak sangat cepat dalam beberapa tahun belakangan ini, mampu mengubah wajah dunia dengan perkembangan Iptek.

Editor: abduh imanulhaq
IST
Iis Risnawati SPd, Guru SMKN 1 Tambun Utara Bekasi 

Oleh: Iis Risnawati SPd, Guru SMKN 1 Tambun Utara Bekasi

BERBAGAI penemuan baru bergerak sangat cepat dalam beberapa tahun belakangan ini, mampu mengubah wajah dunia dengan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek). Perkembangan ilmu pengetahuan teknologi informasi yang semakin cepat menjadi revolusi pada kehidupan manusia, sama halnya dalam dunia pendidikan merasakan dampak dengan perubahan metode pengajaran di SMKN 1 Tambun Utara Bekasi.

Paradigma umum tentang Iptek dalam pendidikan, adalah menjadikan sekolah berkualitas, karena kontribusi Iptek itu sendiri sebuah ajang kreatifitas dalam mengembangkan konsep-konsep dalam kegiatan belajar mengajar. iptek mampu menghadirkan terobosan baru yang berkualitas dalam layanan pembelajaran, sebagai pemacu kreatifitas seluruh civitas akademik dan peserta didik pada lingkungan satuan pendidikan.

Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dapat diartikan sebagai pengetahuan suatu biadang yang tersusun secara bersistem tentang kepandaian manusia yang dapat diterapkan untuk menunjang dan memberi kenyamanan untuk keidupan manusia (KBBI). Ilmu dan teknologi yang pada akhirnya tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari, sebagai produk dan prosesnya secara sistematis beriringan menyesuaikan zamannya.

Kenyataanya Iptek pada dunia pendidikan memberi dampak positif maupun negatiif, dan seluruh civitas akademik akan bersinggungan dengan Iptek baik sekolah maju atau sekolah berkembang. Sepatutnya perkembangan iptek di negara Indonesia harus berdasarkan Pancasila dan UUD NRI Tahun 1945, sebagai filterisasi dalam menerima, menolak proses perkembangan Iptek secara selektif dan edukatif. Dalam hal ini, pendidik beserta peserta didik bersinergi memilih dan memilah perkembangan Iptek yang terbaik bagi kemajuan bangsa secara menyeluruh tanpa merusak moral penerus bangsa.

Dijelaskan pada UUD NRI Tahun 1945 pasal 28C ayat (1), yaitu “Setiap orang berhak mengembangkan diri melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya, berhak mendapat pendidikan dan memperoleh manfaat dari ilmu pengetahuan dan teknologi, seni dan budaya, demi meningkatkan kualitas hidupnya dan demi kesejahteraan umat manusia.”

Bagaimana sikap selektif dan edukatif terhadap iptek dalam bidang pendidikan di lingkungan SMKN 1 Tambun Utara? Guru sebagai pemegang kunci utama mengawal seluruh peserta didik, dapat mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang membantu peserta didik dalam memahami bahan pelajaran. Hal tersebut bertujuan supaya guru lebih efektif dan efisien serta mampu mengembangkan ilmu pengetahuan yang tepat guna pada bidangnya dengan tetap berpedoman pada pengembangan etika, moral dalam setiap kreativitasnya.

Gambaran sikap selektif sebagai pengantar di pertemuan pertama pada semester genap di tahun 2022 pelajaran PPKn kelas 12 dengan mengarahkan peseta didik, bahwa setiap perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi semata-mata karena karunia Tuhan Yang Maha Esa. Dengan demikian, seluruh perkembangan iptek harus dipergunakan sejalan tanpa bertentangan dengan semua perintah-Nya dan ditujukan untuk kesejahteraan seluruh bangsa Indonesia ( berdasarkan sila kemanusian yang adil dan beradab).

Sikap selektif terhadap iptek masih harus sering diingatkan kepada peserta didik yaitu kesadaran bahwa Indonesia adalah negara yang majemuk, maka penggunaan dan perkembangan Iptek pun untuk memperkokoh dan melestarikan Persatuan Indonesia dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika. Bahkan yang harus lebih diwaspadai keanekaragaman tersebut dapat merusak landasan pertimbanganan rakyat dan tindakan yang bertentangan dengan sila keempat Pancasila.

Dengan demikian setiap peserta didik mampu lebih selektif terhadap perkembangan Iptek, demi mewujudkan semangat keadilan sosial dan kesahjeteraan seluruh bangsa Indonesia sesuai sila kelima Pancasila. (*)

 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved