Breaking News:

Guru Berkarya

Memaksimalkan Pembelajaran PJOK di Masa Pandemi dengan Media Sosial

Pendidikan memiliki peran yang sangat penting dalam peningkatan kemampuan sumber daya manusia sejak dini terutama jenjang pendidikan dasar.

Editor: abduh imanulhaq
IST
Suhernoto SPd, Guru SDN 01 Randumuktiwaren Kec Bojong Kab Pekalongan 

Oleh: Suhernoto SPd, Guru SDN 01 Randumuktiwaren Kec Bojong Kab Pekalongan

PENDIDIKAN memiliki peran yang sangat penting dalam peningkatan kemampuan sumber daya manusia sejak dini terutama jenjang pendidikan dasar. Pendidikan akan memberikan fondasi mengiringi perkembangan siswa sebagai bagian dari sumber daya manusia termasuk pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK).

Mata pelajaran PJOK merupakan salah satu mata pelajaran favorit sebagian besar siswa baik dari tingkat SD sampai SMA. Mata pelajaran PJOK menjadi mata pelajaran yang dapat meredakan keseriusan pembelajaran di kelas. Akan tetapi, proses pembelajaran pada masa pandemi yang terjadi belakangan ini harus dilakukan secara daring atau proses pembelajaran dilaksanakan dari rumah secara online.

Mata pelajaran PJOK turut merasakan kesulitan untuk melaksanakan proses pembelajaran secara maksimal seperti yang terjadi di SDN 01 Randumuktiwaren Kecamatan Bojong Kabupaten Pekalongan. Pembelajaran PJOK yang biasanya dilaksanakan secara berkelompok di luar ruangan dengan instruktur secara langsung, harus berubah secara drastis mengikuti perkembangan kebijkan pemerintah.

Kondisi ini menjadi tantangan bagi semua guru-guru termasuk guru PJOK yang dasar pembelajarannya cenderung praktek di lapangan. Tujuan pembelajaran adalah tercapainya proses pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa dalam menyampaikan materi pembelajaran. Daryanto (2005:58) menjelaskan bahwa tujuan pembelajaran adalah tujuan yang menggambarkan pengetahuan, kemampuan, keterampilan, dan sikap yang harus dimiliki siswa sebagai akibat dari hasil pembelajaran yang dinyatakan dalam bentuk tingkah laku yang dapat diamati dan diukur.

Demikian juga dengan proses pembelajaran PJOK yang dilaksanakan di SDN 01 Randumuktiwaren Kecamatan Bojong Kabupaten Pekalongan. Guru harus dapat mensiasati proses pembelajaran. guru dituntut dapat memilih metode dan media pembelajaran yang sesuai dengan materi dan karakter siswa serta disesuaikan dengan kondisi.

Pola pembelajaran yang dilaksanakan dari rumah menjadi tantangan tersendiri bagi guru PJOK dimana aktivitas pembelajaran hampir dominan dilaksanakan melalui aktivitas fisik dan dilaksanakan di alam terbuka atau di luar ruangan dengan bimbingan secara langsung. Sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai dan pembelajaran menjadi sangat menyenangkan bagi siswa.

Dengan adanya wabah Covid-19 ini dimana pembelajaran sepenuhnya dilaksanakan dari rumah merupakan tantangan bagi guru-guru untuk mengembangkan kreativitasnya dalam meningkatkan proses belajar mengajar. Meskipun proses belajar mengajar dilaksanakan dari rumah akan tetapi tujuan pembelajaran tercapai. Penyampaian materi keterampilan gerak yang merupakan rangkaian aktivitas olahraga senam ritmik untuk menghasilkan koordinasi yang baik dengan memanfaatkan media sosial.

Di kurikulum Covid-19 ini pun materi aktivitas ritmik ini tidak berubah secara signifikan dari indikator pencapaian kompetensi yang sudah ditetapkan di perangkat pembelajaran. Hanya yang berbeda pada desain dan strategi pembelajaran yang akan diterapkan berdasarkan panduan pembelajaran Covid–19.

Strategi pembelajaran yang dilaksanakan dengan menitikberatkan pada penguatan literasi misalnya dengan mengamati dan mengikuti gerakan–gerakan senam yang lagi viral di lingkungan siswa yaitu dengan mengikuti gerakan–gerakan senam lewat aplikasi.

Gerakan senam melalui aplikasi tertentu dapat diikuti oleh siswa melalui aplikasi yang sedang diminati atau yang lainnya ini sangat beragam sekali di antaranya adalah senam tik tok. Upaya pembelajaran senam melalui aplikasi media sosial ini merupakan solusi tepat untuk meningkatkan kreativitas siswa. Khususnya dalam pembelajaran materi keterampilan gerak yang dilaksanakan dengan pembelajaran berbasis permainan menggunakan aplikasi sosial media.

Oleh karena itu, proses pembelajaran meskipun dilaksanakan dari rumah, tujuan pembelajaran dapat tercapai dan proses pembelajarannya berjalan dengan panduan guru dan menyenangkan tentunya. Siswa juga sangat antusias mengikuti proses pembelajaran. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved