Berita Tegal

UMKM di Kota Tegal Dapat Pendampingan Inkubasi Bisnis dari Dinkop UKM dan Perdagangan

Selama 2 tahun pandemi setidaknya ada kenaikan jumlah UMKM baru di Kota Tegal.

Penulis: faisal affan | Editor: sujarwo
TRIBUN JATENG/FAIZAL M AFFAN
Dinkop UKM dan Perdagangan Kota Tegal - Sebanyak 30 UKM di Kota Tegal diajak untuk mengikuti coaching clinic dengan Dinkop UKM dan Perdagangan Kota Tegal dan pendamping kementerian. 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Selama dua tahun pandemi Covid-19 setidaknya ada kenaikan jumlah UMKM baru di Kota Tegal. Kenaikannya bisa mencapai 32.000 UMKM.

Namun minimnya pengetahuan bisnis, pengetahuan membangun organisasi bisnis, pemanfaatan teknologi serta akses permodalan dan pemasaran, berdampak pada tidak maksimalnya potensi bagi para pelaku usaha.

Maka dari itu, berdasarkan usulan dari Dinkop dan UKM Provinsi Jawa Tengah, Dinkop UKM dan Perdagangan Kota Tegal membuat pelatihan pemberdayaan dan pengembangan yang praktis dan efisien.

Pelatihan yang dimaksud berupa program inkubasi bisnis yang terbukti bisa menyerap tenaga kerja sebanyak 306 orang dari 150 peserta, yang diinkubasi oleh Dinkop dan UKM Jawa Tengah.

Denny Anggoro, Kabid Koperasi dan UKM Dinkop UKM dan Perdagangan Kota Tegal, mengatakan selama ini pihaknya terus mencari pola pelatihan dan pendampingan yang terstruktur.

"Imbauan dari Ibu Emma Rachmawati selaku Kepala Dinas Koperasi UKM Provinsi Jawa Tengah menjadi semacam angin segar bagi kami,” ucapnya.

Berselang satu hari sejak himbauan itu, pihaknya langsung menginisiasi coaching clinic untuk UMKM Kota Tegal dengan menghadirkan Bio Hadikesuma, satu di antara mentor dalam program inkubasi di Provinsi Jawa Tengah.

“Semoga ini bisa menjadi embrio awal untuk melahirkan UKM handal dari Kota Tegal sekaligus sebagai Pilot Project di waktu mendatang sehingga bisa menjadi model pengembangan UMKM selanjutnya,” kata Denny.

Denny melanjutkan, sesuai arahan dari Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Tengah, ia membuka kesempatan untuk seluruh UMKM di Kota Tegal mendaftar di awal tahun untuk kemudian diseleksi.

"Peserta yang lolos seleksi akan mengikuti inkubasi bisnis selama enam bulan. Dari 25 peserta terpilih nantinya, sepenuhnya kami serahkan ke Mas Bio. Kami percaya dengan hasil kerja beliau yang telah terbukti dan kami berharap beliau membantu kami menemukan pola pengembangan UKM yang kemudian dapat membantu kami mencapai target dari Renstra 2024 Kota Tegal," tegasnya.

Kegiatan yang dihadiri oleh 30 UKM ini mendapat antusias dari dinas dan pendamping kementerian saat dilakukannya coaching clinic.

“Setidaknya, dengan pola terarah seperti ini pendampingan yang kami lakukan akan semakin terfokus” kata Rosa Rosmalinda, tenaga pendamping dari Dinas Koperasi, UKM Dan Perdagangan Kota Tegal.

Lanjut Rosa, pelatihan yang dilakukan oleh Bio sudah terbukti membuat pelaku usaha mengalami peningkatan omset dan tenaga kerja.

"Untuk bisa ikut program beliau cukup mahal, dan dengan adanya kerjasama antara Dinas Kota Tegal dan beliau, tentunya akan sangat membantu kami,” ujar Kiky, satu di antara peserta.(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved