Piala AFF 2020
Jelang Timnas Indonesia vs Thailand, CEO PSIS: Kesempatan Ini Tidak Datang 2 Kali
Timnas Indonesia diharapkan mampu membawa Piala AFF Suzuki Cup 2020 untuk pertama kalinya setelah dipastikan lolos ke partai final dan akan menghadapi
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: m nur huda
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Timnas Indonesia diharapkan mampu membawa Piala AFF 2020 untuk pertama kalinya setelah dipastikan lolos ke partai final dan akan menghadapi Timnas Thailand.
Leg pertama akan berlangsung pada Rabu (29/12/2021), dan final leg kedua akan tersaji (2/1/2022).
Indonesia maju ke partai final Piala AFF 2020 usai menyingkirkan tuan rumah Singapura dalam dua laga semifinal, dengan keunggulan agregat 5-3.
Adapun Thailand lolos ke final usai mengalahkan Vietnam di semifinal dengan keunggulan agregat 2-0.
Yoyok Sukawi, CEO PSIS yang juga anggota komisi X DPR RI berharap Alfeandra Dewangga CS mampu mewujudkan mimpi pecinta sepakbola tanah air dengan meraih gelar juara Piala AFF 2020.
"Saya ingatkan seluruh punggawa timnas untuk fokus dan serius menyiapkan diri menghadapi Thailand di partai final Piala AFF 2020, kesempatan ini tidak datang dua kali. Juara juga tidak datang sendiri tapi harus diperjuangkan," kata Yoyok.
Ambisi timnas Indonesia mengangkat trofi Piala AFF 2020 tak akan mudah mengingat lawan yang akan dihadapi adalah Thailand, pemilik juara terbanyak di ajang ini yakni lima kali juara.
Di sisi lain, timnas Indonesia juga punya catatan kurang mentereng jika bertemu tim Gajah Putih itu.
Dalam tiga final Piala AFF (sebelumnya Piala Tiger) tahun 2000, 2002 dan 2016, timnas Indonesia selalu gagal mengalahkan Thailand.
Meski begitu, Yoyok optimis tim besutan Shin Tae-yong bisa meraih juara Piala AFF tahun ini.
"Ini laga final, saya pikir beban berat tidak hanya dimiliki Indonesia tapi juga Thailand. Tapi saya optimis anak-anak mampu menjaga mental juara di final, semoga kita bisa juara kali ini," tandasnya.
Leg pertama, Timnas Indonesia dipastikan tak akan diperkuat salah satu wonderkid, yaitu Pratama Arhan Alief yang harus menjalani hukuman akumulasi kartu kuning.
Bek kiri milik PSIS Semarang tersebut baru bisa memperkuat Indonesia di final leg kedua nantinya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Pemain-Indonesia-Ezra-Harm-Ruud-Walian-tengah-melakukan-selebrasi.jpg)