Breaking News:

Guru Berkarya

Memperkuat Kelekatan dan Keakraban dengan Orang Tua Program Konseling Guru

Kelekatan adalah suatu bentuk keterikatan emosi antara satu individu dengan individu lain.

Editor: abduh imanulhaq
IST
Dra Yumaroh, Guru SMPN 2  Sragi Kabupaten Pekalongan 

Oleh: Dra Yumaroh, Guru SMPN 2  Sragi Kabupaten Pekalongan

ANAK yang mendapatkan kelekatan (Attachment) yang cukup, akan merasa dirinya aman (Secure) dan lebih positif terhadap kelompoknya, menunjukkan ketertarikan yang lebih besar terhadap orang lain di dalam mengajak bermain. Anak ini bersifat sosial tidak hanya dengan ibu atau pengasuhnya, tetapi juga pada orang lain. Sebaliknya, anak yang memiliki kelekatan yang tidak aman/kuat (Insecure) akan takut pada orang asing dan akan merasa sedih oleh perpisahan dengan ibu atau pengasuhnya.

Kelekatan (attachment) adalah ikatan kasih sayang dari seseorang terhadap pribadi lain yang khusus (Alish, 1998). Kelekatan merupakan tingkah laku yang khusus pada manusia, yaitu kecenderungan dan keinginan seseorang untuk mencari kedekatan dengan orang lain dan mencari kepuasan dalam hubungan dengan orang tersebut (Soetjiningsih, 2012). Menurut Santrock (2007), kelekatan adalah ikatan emosional yang erat antara dua orang. Kelekatan ini mengacu pada suatu relasi antara dua orang yang memiliki perasaan yang kuat satu sama lain dan melakukan banyak hal bersama untuk melanjutkan relasi itu.

Kelekatan adalah suatu bentuk keterikatan emosi antara satu individu dengan individu lain. Seorang Anak didik telah lekat dengan orang lain, maka akan merasa aman, terlindungi, dan terpenuhi kebutuhan afeksinya seperti yang di lakukan guru BK di SMP N 2  Sragi Kabupaten Pekalongan. Kelekatan ini bersifat menetap, intens, dan terus menerus. Perilaku kelekatan merupakan bentuk pencarian kedekatan seseorang dengan orang lain. 

Monks (2004) bilang, kelekatan individu dengan figur lekat adalah awal kemampuan individu dalam kemampuan sosial. Kemelekatan dan kedekatan orang tua sangat penting bagi tumbuh kembang anak.

Kedekatan orang tua dengan anak adalah bermanfaat sangat besar bagi pertumbuahan kemampuan individu anak dan kemampuan sosial anak. kelekatan individu dengan figur lekat adalah awal kemampuan individu dalam kemampuan sosial yang akan menumbuhkan sikap mental yang positip pada diri secara individu atau  kepribadian. Mentalitas yang dapat di tumbuh kembangkan adalah menumbuhkan rasa percaya diri, jaminan adanya perhatian orang tua yang stabil, percaya pada orang lain, menumbuhkan kemampuan membina hubungan yang hangat, menumbuhkan semangat mengasihi sesama dan peduli pada orang lain, memiliki sensitivitas atau kepekaan yang tinggi terhadap kebutuhan sekitarnya, melatih disiplin, menumbuhkan intelektual dan psikologis, Bentuk kasih sayang yang terjalin, kelak mempengaruhi pertumbuhan fisik, intelektual dan kongnitif serta perkembangan psikologis

Salah satu sikap mental yang harus dilatih yaitu percaya diri, dan masih ada beberapa sikap lain yang sangat perlukan dalam  pengembangan pribadi yang mandiri kesemuanya itu berasal dari figur diri orang yang di lekati yaitu orang tua atau ibu sebagai madrasah pertama dari anak. Sikap kemandirian harus di semai oleh anak siswa didik agar mempuyai mentalitas  positif, mandiri dan teruji.:   

Kelekatan dengan orang tua modal tumbuh kembang dari dari sebuah mentalitas yang positif sebab adalah awal sebuah proses bahwa kelekatan adalah suatu bentuk keterikatan emosi antara satu individu dengan individu lain ketika seseorang telah lekat dengan orang lain, ia akan merasa aman, terlindungi, dan terpenuhi kebutuhan afeksinya selanjutnya menumbuhkan kemampuan individu dan kemampuan sosialnya yang menumbuhkan sikap mental positip pada individu atau diri pribadi. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved