Breaking News:

Berita Pekalongan

Pemkot Pekalongan Launching Empat Produk Eletronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah

Digitalisasi membawa dampak yang positif salah satunya dalam meningkatkan PAD.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Indra Dwi Purnomo
Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid saat launching berupa produk Eletronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) di Hotel Khas Pekalongan. 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Digitalisasi membawa dampak yang positif salah satunya dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Melihat hal tersebut, Pemerintah Kota Pekalongan menciptakan inovasi dalam pembayaran layanan pemerintah daerah berupa produk Eletronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).

Produk tersebut terdiri dari QRIS, SPPT PBB Eletronik, e-Kir, dan e-Retribusi Pasar, keempat aplikasi tersebut telah diresmikan secara langsung di Hotel Khas Pekalongan, Rabu (29/12/2021).

Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid mengatakan, launching produk pembayaran pajak ini bertujuan untuk, memberikan kemudahan kepada wajib pajak tanpa harus bersentuhan atau kontak fisik dan tanpa harus membawa uang tunai (cash).

"Alhamdulillah, hari ini kita launching pembayaran retribusi QRIS, SPPT PBB, e-KIR dan e-Retribusi Pasar, mudah-mudahan ini menjadi semangat kita bersama untuk terus berinovasi. Sehingga, wajib pajak ini merasakan kemudahan, jadi mereka tidak alasan karena lamanya mengantri, susah, jauh karena semua sudah dimudahkan," kata Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan kepada Tribunjateng.com.

Wali Kota Pekalongan, mengungkapkan, hadirnya inovasi ini juga sangat tepat dengan kondisi pandemi saat ini, yang mengharuskan masyarakat untuk bertindak secara praktis, efisien, tanpa harus mengantri ataupun berkerumun dengan banyak orang.

"Dengan adanya ETPD, saya berharap dapat meningkatkan PAD Kota Pekalongan serta dapat meningkatkan kepedulian masyarakat dalam menerapkan pembayaran secara non-tunai dan kedepannya, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan seluruh warga Kota Pekalongan," ungkapnya.

Aaf panggilan akrabnya Wali Kota Pekalongan menambahkan, sebagai upaya mewujudkan efesiensi, efektivitas dan transparansi tata kelola keuangan daerah, Pemkot juga telah membentuk Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD). 

"Di Kota Pekalongan, pembayaran melalui eletronik ini sudah yang terbesar di karisidenan Pekalongan, tentunya beberapa dampak sudah kita dirasakan. Sebagai contoh, para wajib pajak ini semakin sadar untuk membayar layanan pemerintah, meminimalisir kebocoran, dan tentunya bisa mencapai target sehingga PAD kita juga terus meningkat," tambahnya.

Sementara itu, Kepala perwakilan Bank Indonesia (BI) Tegal M Taufiq Amrozy menjelaskan, bahwa sebagai otoritas dalam pembayaran, BI menyambut baik dengan hadirnya produk ETPD ini khususnya di Kota Pekalongan.

"Luar biasa di Kota Pekalongan ini launching sekaligus empat, semangat teman-teman dari kota pekalongan dibawah Pak Wali dan Bu Sekda dan temen TP2DD luar biasa. Mudah-mudahan sekali pukul ini, serentak bisa dapat banyak manfaat," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved