Berita Banyumas

PT KAI Daop 5 Purwokerto Catat Sebanyak 47.640 Warga Gunakan Kereta Api Selama Libur Nataru

Terdapat kenaikan sebanyak 2 persen dibandingkan 2 minggu sebelum masa Angkutan Nataru 2021/2022

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muslimah
Tribunjateng.com/Permata Putra Sejati
Suasana keramaian penumpang kereta api di Stasiun Purwokerto. 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 5 Purwokerto mencatat, pada periode 17-28 Desember 2021, atau selama masa Angkutan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 terdapat 47.640 penumpang yang menggunakan jasa layanan transportasi KA.

Adapun rinciannya sebanyak 11.169 menggunakan kelas eksekutif, 922 kelas bisnis dan sebanyak 35.549 penumpang dengan menggunakan kelas ekonomi. 

Terdapat kenaikan sebanyak 2 persen dibandingkan 2 minggu sebelum masa Angkutan Nataru 2021/2022.

Disamping itu KAI Daop 5 Purwokerto juga mencatat, pada periode 24-28 Desember 2021, terdapat 1.267 calon penumpang yang gagal berangkat. 

Para calon penumpang gagal berangkat karena tidak memenuhi persyaratan yang telah ditentukan berdasarkan Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 112 Tahun 2021 tanggal 11 Desember 2021.

Peraturan itu adalah tentang petunjuk pelaksanaan perjalanan orang dalam negeri dengan transportasi perkeretaapian pada masa pandemi Corona Virus Disease 2019 selama periode Natal tahun 2021 dan Tahun Baru 2022.

SE Kementerian Perhubungan Nomor 112 ini berlaku untuk periode keberangkatan 24 Desember 2021 sampai dengan 2 Januari 2022.

"Ada 1.267 calon penumpang yang batal berangkat karena alasan calon penumpang tidak memenuhi persyaratan yang telah ditentukan, diantaranya pelaku perjalanan usia dewasa (diatas 17 tahun).

Tidak vaksin dosis lengkap karena alasan medis maupun belum mendapatkan vaksin dosis lengkap maka tidak diperkenankan melakukan perjalanan," ujar Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, Ayep Hanapi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (29/12/2021).

Untuk memenuhi persyaratan tersebut maka calon penumpang bisa mendapatkan layanan Vaksin Covid-19 jenis Sinovac di Pos Kesehatan Stasiun Purwokerto, dan klinik milik KAI yaitu di Klinik Mediska Kroya dan Kutoarjo. 

Sementara itu terkait dengan ketentuan pelaku perjalanan usia di bawah 12 tahun diwajibkan untuk menunjukkan hasil negatif RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3x24 jam sebelum keberangkatan.

Dikecualikan syarat kartu vaksinasi maka untuk mengakomodir kebutuhan calon penumpang, Daop 5 Purwokerto juga menyediakan tambahan layanan RT-PCR di Stasiun Purwokerto. 

Adapun layanan RT-PCR berlokasi di Pintu Barat Stasiun Purwokerto. Jam pelayanan dimulai pukul 07.00 sampai dengan pukul 16.00 WIB, dengan tarif 195ribu rupiah.

"Untuk RT-PCR hasilnya dapat diketahui 36 jam setelah pengambilan sampel, untuk itu kami menghimbau kepada calon penumpang untuk mengatur waktu perjalanannya dengan baik," jelas Ayep. 

Kumulatif sejak diberlakukannya aturan RT-PCR ini, Stasiun Purwokerto telah melayani sebanyak 38 calon penumpang.

KAI konsisten menjalankan protokol kesehatan dengan ketat guna mencegah penyebaran Covid-19 melalui transportasi kereta api. 

Pada masa pandemi Covid-19 ini, masyarakat dapat menggunakan kereta api untuk bepergian karena kereta api merupakan moda transportasi yang secara konsisten menerapkan protokol kesehatan dalam setiap layanannya.

"KAI memastikan hanya pelanggan yang benar-benar memenuhi ketentuan yang boleh berangkat naik KA pada masa Nataru ini sesuai dengan regulasi pemerintah," katanya. 

Info selengkapnya terkait layanan Kereta Api, masyarakat dapat menghubungi Customer Service Stasiun atau Contact Center KAI melalui telepon di 121, WhatsApp KAI121 di 08111- 2111-121, email cs@kai.id, atau media sosial KAI121. (Tribunbanyumas/jti) 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved