Breaking News:

Berita Batang

Tahun 2021, Pemkab Batang Rehab RTLH 334 Unit Rumah Warga

Bupati Batang Wihaji kembali tilik warga yang kurang beruntung pada Selasa.

Penulis: dina indriani | Editor: sujarwo
Dok. Diskominfo Batang
Bupati Batang Wihaji saat menyambangi salah satu sesepuh di Desa Tegalombo, Kecamatan Tersono, Selasa (28/12/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Bupati Batang Wihaji kembali tilik warga yang kurang beruntung, program kegiatan yang dilaksankan setiap hari Selasa, pada kunjungan kali ini di Desa Tegallombo Kecamatan Tersono. 

Ia bersama rombongan menyambangi rumah sesepuh Desa Tegallombo yang mengalami sakit stroke sudah 10 tahun. 

Dalam agenda tilik warga di Desa Tegallombo ada tujuh warga yang disambangi diantaranya satu warga yang memang membutuhkan program RTLH. 

"Bantuan RTLH untuk tahun 2022 dianggarkan sekitar Rp 3 Miliar, anggaran ini turun dari tahun 2021 karena kemampuan keuangan dan ada refocusing," tuturnya, Selasa (28/12/2021).

Ia pun menyebutkan anggaran RTLH di awal menjabat di tahun 2017 dan 2018 anggaran RTLH bisa mencapai Rp 10 miliar. 

Karena kondisi keuangan dan pandemi covid-19 anggaran tersebut mengalami penurunan. 

"Kalau sekarang memang anggaran RTLH per unit ada kenaikan kalau dulu Rp 10 Juta, tahun ini kita naikan menjadi Rp 12,5 Juta, Rp 2,5 juta untuk tenaga 10 Juta untuk bangun rumah," jelasnya.

Untuk memenuhi target kuota RTLH setiap tahunnya, Pemkab Batang juga bersinergi dengan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah pusat. 

"Program RTLH kita juga sinergikan dengan program Pemprov Dan Pemerintah Pusat agar capaian target setiap tahunya bisa tercapi," ujarnya. 

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pemukiman Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DPRKP) Batang, Nur Haryanto menjelaskan program RTLH APBD di tahun 2021 sejumlah 334 unit rumah.

Dan adana Alokasi Khusus ada sekitar 115 unit rumah dan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) 201 unit rumah. 

"Untuk nilai bantuan satu unit rumah program BSPS dan bantuan DAK nilianya sebesar Rp 20 Juta, untuk satu unit dari  APBD nilainya Rp12,5 Juta," terangnya.

Ia pun menyebutkan program RTLH di tahun 2022 ada sekitar 305 unit rumah yang satu unitnya nikainya Rp 12, 5 juta.

Adapun program dari APBN melaui DAK ada 25 unit rumah nilainya Rp 40 juta yang terbagi dari dua sumber APBD dan APBN. 

"Program RTLH pada tahun 2022 jumlahnya lebih sedikit jika dibanding dengan tahun 2021, hal ini karena alokasi pagu anggaranya turun," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved