Breaking News:

Berita Tegal

Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Satu di Kabupaten Tegal Baru 61,4 Persen

Program percepatan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Tegal terus digencarkan.

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Desta Leila Kartika
Ilustrasi. Warga sedang mendapat suntik vaksin Covid-19, berlokasi di Balai Desa Banjaragung, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Program percepatan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Tegal terus digencarkan, bahkan sudah mulai jemput bola dengan melakukan door to door ke Desa maupun ke rumah warga.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal Hendadi Setiadji menjelaskan, progres vaksinasi di Kabupaten Tegal per tanggal 29 Desember 2021 untuk dosis satu mencapai 61,4 persen atau 753.460 dosis. 

Sementara untuk dosis 2 mencapai 42,05 persen atau 515.837 dosis, dan dosis 3 sebanyak 0,33 persen atau 3.990 dosis.

"Semua kami kerahkan tidak hanya dari Pemkab Tegal saja, supaya target 70 persen vaksin dosis satu bisa segera tercapai. Insyaallah jika semuanya lancar atau berjalan sesuai rencana, maka dalam waktu dua minggu target bisa terpenuhi," kata Hendadi, pada Tribunjateng.com, Kamis (30/12/2021). 

Dari hasil progres ini, Hendadi menyebutkan, terdapat kecamatan dengan sasaran terbanyak yang belum tervaksin di antaranya Kecamatan Bumijawa, Kramat, Dukuhturi, Adiwerna, Talang, Margasari, dan Bojong. 

"Sedangkan lima kecamatan cakupan tertinggi diraih oleh Kecamatan Kedungbanteng, Slawi, Dukuhwaru, Pangkah, dan Suradadi," kata Hendadi.

Untuk mempercepat capaian vaksinasi 70 persen, pihaknya akan melakukan program serpung maksimal vaksinasi yang akan di mulai tanggal 3 Januari 2022 mendatang. 

"Target kita minggu kedua Januari akan mencapai 70 persen, syukur-syukur lebih dari itu. Kita juga akan dibantu oleh beberapa OPD dalam upaya melakukan kegiatan door to door di rumah warga," paparnya.

Sementara itu, Bupati Tegal Umi Azizah mengatakan, pendekatan secara door to door harus dilakukan secara bersama-sama dengan lintas sektor. Karena menurutnya kunci keberhasilan vaksinasi adalah komitmen bersama.

Umi pun menyoroti lima kecamatan yang capaian vaksinasi dosis satu nya masih rendah, seperti Kecamatan Bumijawa, Jatinegara, Dukuhturi, Pagerbarang, dan Bojong. 

Untuk itu, dirinya menitip pesan kepada Forkopimcam di seluruh kecamatan yang ada, supaya berkoordinasi dan melakukan pendekatan ke warga dengan dibantu para kepala desa. 

Orang nomor satu di Kabupaten Tegal ini juga meminta kepada Forkopimcam dan unsur terkait lainnya, pada awal tahun 2022 sementara waktu fokus menyukseskan program percepatan vaksinasi Covid-19. 

"Saya minta strategi harus diubah, kita jemput bola dengan mendatangi dan mendata ke rumah-rumah warga dibantu ketua RT/RW, linmas, untuk mengajak mereka yang belum disuntik vaksin saat itu juga untuk berangkat ke lokasi vaksinasi. Kalau perlu fasilitasi mereka, terutama warga lansia atau penyandang disabilitas yang terkendala akses transportasi," tegas Umi. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved