Breaking News:

Berita Pekalongan

Inilah 4 Tantangan di Tahun 2022 yang Akan Dihadapi Pemkot Pekalongan

Aaf panggilan akrabnya Wali Kota Pekalongan menjelaskan, beberapa program sudah dimulai, seperti penanggulangan permasalahan sampah

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Indra Dwi Purnomo
Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid (kiri) saat vlog bersama wartawan Tribun Jateng Indra Dwi Purnomo 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Tahun 2021 akan segera berakhir, banyak pekerjaan rumah yang akan dihadapi di tahun 2022. Inilah 4 tantangan di tahun 2022 yang akan dihadapi oleh Pemkot Pekalongan.

Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid, saat vlog bersama wartawan Tribun Jateng Indra Dwi Purnomo, di kantor Wali Kota Pekalongan, Kamis (30/12/2021).

"Tahun 2022, tantangannya sangat luar biasa. Ada 4 tantangan di antaranya pertama banjir dan rob, Pasar Banjarsari, masalah pendangkalan sungai serta pencemaran, dan keempat yaitu masalah sampah," ungkap Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid.

Aaf panggilan akrabnya Wali Kota Pekalongan menjelaskan, beberapa program sudah dimulai, seperti penanggulangan permasalahan sampah.

Pemkot Pekalongan sudah berkerjasama dengan PT Pindad untuk pengelolaan sampah.

"Sedikit demi sedikit agar bisa mengurangi sampah di Slamaran Kota Pekalongan, lalu pembangunan untuk pencegahan banjir rob juga sudah kita mulai."

"Mudah-mudahan, 2023 projects ini sudah selesai dan berharap bisa mengurangi dampak dan rob secara singifikan," jelasnya.

Kemudian, pembongkaran Pasar Banjarsari juga sudah dilakukan. Diharapkan di tahun 2022 diberikan kemudahan dan kelancaran roda pemerintahan di Kota Pekalongan.

"Untuk APBD Kota Pekalongan, tidak mungkin bisa menuntaskan permasalahan hal tersebut. Oleh karena itu, kami tetap berkomunikasi dengan pemerintah pusat dan provinsi agar Kota Pekalongan diprioritaskan untuk mendapatkan anggaran," imbuhnya.

Aaf menambahkan, mudah-mudahan langkah ini step demi step bisa masalah di Kota Pekalongan bisa terselesaikan, dan bisa mengurangi dampak bukan menyelesaikan masalah.

Selain itu, di masa pandemi Covid-19 pihaknya berpesan kepada masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan.

"Saya bilang ini untuk mengurangi, bukan menyelesaikan. Masalah satu selesai, timbul masalah yang lain."

"Kami juga terus mengencarkan vaksinasi, baik untuk masyarakat umum, lansia, dan anak-anak. Alhamdulillah, Kota Pekalongan masuk level 1 PPKM, capaian vaksinasi juga sudah 91

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved