Berita Semarang
Menhub Minta Gerbang Tol Kalikangkung Menjadi Perhatian Saat Arus Balik di Jateng
Menghadapi arus balik Nataru, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi minta Gerbang Tol Kalikangkung menjadi perhatian.
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: moh anhar
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Menghadapi arus balik Nataru, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi minta Gerbang Tol Kalikangkung menjadi perhatian.
Hal tersebut dikatakannya saat kunjungan dan koordinasi dengan 35 Kapolres di Polda Jateng, Kamis (30/12/2021).
Menhub menuturkan ditugaskan oleh Presiden untuk melakukan koordinasi dan kolaborasi untuk mengelola serta melayani mudik Nataru dengan baik.
"Agar perjalanannya selamat dan tetap menerapkan prokes dengan ketat," jelasnya.
Baca juga: 70.000 Liter Minyak Goreng Digelontor untuk Operasi Pasar, Gubernur Ganjar: Semoga Harga Stabil
Baca juga: Tak Ada Penyekatan saat Tahun Baru 2022 di Demak, Warga yang Melintas di Perbatasan Dipantau
Menhub menuturkan mengahadapi arus balik pihaknya telah melakukan koordinasi dengan seluruh Polres di Jawa Tengah.
Pihaknya mengapresiasi Polda Jateng dengan cepat mempersiapkan koordinasi menghadapi arus balik libur Nataru.
"Tadi pagi setelah olah raga saya telepon Kapolda Jateng bahwa saya mau ke Jawa Tengah untuk vicon dengan Kapolres. Kata Kapolda yaudah saya siapin. Luar biasa hanya waktu berapa jam bisa langsung disiapin," kata dia.
Menhub menuturkan koordinasi dengan Polda Jateng merupakan bentuk narasi yang disampaikan Presiden dalam hal melakukan pelayanan dengan baik, maupun tidak ada putar balik selama Nataru.
"Koordinasi dengan 35 Kapolres ini merupakan bentuk persamaan narasi. Jadi informasi itu sampai," ujarnya.
Menhub mengatakan arus balik diperkirakan terjadi pada 1-2 Januari 2022. Dirinya meminta agar Gerbang Tol Kalikangkung menjadi perhatian.
"Saya minta Kapolda dan Kapolrestabes Gerbang Tol Kalikangkung untuk diantisipasi di Jawa Tengah," tutur dia.
Sementara itu Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi menuturkan menghadapi arus balik telah melakukan sejumlah persiapan.
Seluruh ruas jalan tol telah tepantau CCTV dan pengendali berada di Gerbang Tol Kalikangkung.
"Di masing-masing Gate pintu tol telah kami siapkan. Manakala terjadi penumpukan arus maka gate itu akan kami buka bersama-sama, begitu juga one way maupun kontra flow. Hal itu merupakan cara bertindak jika terjadi penumpukan arus," tuturnya.
Terkait protokol kesehatan, Kapolda telah menghimbau seluruh jajaran Polres agar tidak mengeluarkan izin keramaian.
Selain itu pihaknya juga akan menutup alun-alun agar tidak terjadi kerumunan.
"Saya mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan kegiatan bersifat euoforia. Jadi masyarakat melakukan kegiatan mendidik di rumah. Sehingga covid 19 di Jateng bisa terkendali," jelasnya.
Selain itu Kapolda juga telah berkoordinasi dengan Gubernur maupun Pangdam untuk mengaktifkan 8600 pos PPKM Mikro.
Hal ini untuk menyiapakan masyarakat akan melakukan arus balik.
"Pada PPKM mikro sudah disiapkan surat keterangan. Selain itu telah disiapkan stiker yang disediakan Ditlantas Polda Jateng. Termasuk swab antigen. Hal ini masyarakat akan kembali ke wilayahnya kesehatan benar-benar terjaga," tuturnya.
Baca juga: Karier Kapolsek Cantik Kompol Yuni Tamat Setelah Pesta Narkoba Bareng Anak Buah
Baca juga: Tingkat Kunjungan di Rest Area KM 429 Ungaran Diprediksi Tak Terjadi Lonjakan Pada Pergantian Tahun
Ia menuturkan pada setiap rest area juga telah disiapkan Satgas Covid. Hal ini untuk menjaga protokol kesehatan.
Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy menambahkan puncak arus balik diprediksi pada Minggu (2/1/2022).
Hal ini akan terjadi peningkatan arus kendaraan keluar dari Jawa Tengah sebanyak 10 persen.
"Jumlah kendaraan akan meninggalkan Jateng berkisar 22 ribu hingga 25 ribu. Jadi ada peningkatan 10 persen dibandingkan arus mudik," tandasnya. (*)
TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :