Breaking News:

Berita Batang

Pengerjaan Proyek Islamic Center Batang Molor, Bupati Wihaji: Ketertinggalan Harus Dikejar

Proyek pembangunan Islamic Center Batang mengalami keterlambatan. Hingga akhir masa kontrak yaitu 30 Desember 2021, belum selesai.

Penulis: dina indriani | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/DINA INDRIANI
Progres pembangunan Gedung Islamic Center Batang yang menempati lahan eks pangkalan truk Banyuputih. 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Proyek pembangunan Islamic Center Batang mengalami keterlambatan.

Pasalnya, hingga akhir masa kontrak yaitu 30 Desember 2021, belum selesai.

Pembangunan Islamic Center yang berlokasi di eks pangkalan truk Banyuputih itu menghabiskan uang APBD sebasar Rp 11,9 miliiar yang dikerjakan oleh Putra Mandiri dari Semarang sebagai pemenang lelang.

Kepala Bidang Tata Bangunan dan Lingkungan (Tabalong), Danang Purwanto menyebut bahwa kontraktor hanya mampu mencapai 80 persen.

Pihaknya pun hanya membayar 75 persen.

Baca juga: BREAKING NEWS: Gedung Kasuari RSUP Kariadi Semarang Terbakar, Upaya Pemadaman Dibantu Hujan

Baca juga: Kekalahan Timnas dari Thailand Bukan Aib: Perbaiki Kesalahan

Baca juga: Inilah Sosok AKP Agil Raih Penghargaan Tangkap Pelaku Penculikan dan Pembunuhan Balita di Demak

Ia memastikan bahwa pelaksana proyek berkomitmen untuk menyelesaikan proyek. 

Meskipun harus didenda Rp 11,9 juta per hari mulai 31 Desember 2021.

"Kontraktor menargetkan bisa mengejar ketertinggalan dalam 10 hari, tapi kami perkirakan antara 20 hari hingga 30 hari," tuturnya, Kamis (30/12/2021).

Sementara itu, Bupati Batang Wihaji juga telah mengakui bahwa pengerjaan proyek Islamic Center molor.

"Islamic Center terlambat sedikit, tapi masih terpantau. Dulu kan jauh ini (progres dan target), sekarang sudah mepet," tuturnya.

Pihaknya sudah meminta pelaksana proyek mengejar ketertinggalan dan meminta pelaksana menambah pekerja  serta lembur.

Baca juga: Tak Ada Penyekatan saat Tahun Baru 2022 di Demak, Warga yang Melintas di Perbatasan Dipantau

Baca juga: Kebakaran di RSUP Kariadi Semarang, 31 Pasien Diungsikan, Ada Pasien Corona?

Bupati Wihaji pun berharap pekerjaan tidak molor dan bisa sesuai waktu. 

"Tapi jika molor, ya harus menanggung risiko denda karena pembangunan Islamic Center menggunakan uang rakyat, jadi harus selesai," pungkasnya. (*) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved