Breaking News:

PLN Distribusi Jateng & DIY

Pusmanpro Tuntas Supervisi 79 Proyek PLN, Sistem Kelistrikan RI Kian Kuat

Kegiatan Unit jasa penunjang ini akan memperkuat sistem kelistrikan dan memenuhi kebutuhan listrik di seluruh wilayah Indonesia. 

Editor: Editor Bisnis
IST
Pusmanpro Tuntas Supervisi 79 Proyek PLN 

Selain supervisi konstruksi, Pusmanpro juga mendukung transformasi digital melalui sejumlah program, antara lain aplikasi SIMPP, e-IQC, LIMOSIN, pengembangan aplikasi DIAPPROVE

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANGPT PLN (Persero) melalui Pusat Manajemen Proyek (Pusmanpro) mendukung  penyelesaian 79 proyek supervisi ketenagalistrikan yang tersebar di seluruh Indonesia sepanjang 2021.

Kegiatan Unit jasa penunjang ini akan memperkuat sistem kelistrikan dan memenuhi kebutuhan listrik di seluruh wilayah Indonesia. 

General Manager PLN Pusmanpro, M. Dahlan Djamaluddin mengatakan,  keberhasilan dari penyelesaian proyek ini tidak hanya akan menguatkan kelistrikan di seluruh Indonesia, namun juga akan meningkatkan mutu layanan kepada pelanggan PLN.

“Keberhasilan proyek yang telah disupervisi Pusmanpro merupakan salah satu wujud dari komitmen PLN dalam melistriki indonesia,” ujar Dahlan.

Selama kurun waktu 2021 jumlah proyek yang di supervisi oleh PLN Pusmanpro sebanyak 261 proyek ketenagalistrikan yang tersebar di seluruh Indonesia dan berhasil menyelesaikan 79 proyek (SLO/COD).

Sebanyak 79 proyek ketenagalistrikan tersebut terdiri dari 54 Gardu Induk sebesar 1150 MVA, 24 Proyek Transmisi dengan panjang 1844,92 kms, 1 Pembangkit PLTMG Lombok Peaker (130-150 MW) berupa tambahan daya dengan selesainya Combine Cycle sebesar 10 MW. 

Dalam proyek energi baru terbarukan, PLN Pusmanpro mendukung Unit Induk Wilayah Sulselrabar dalam supervisi konstruksi PLTS Selayar 1300 kWp yang telah berhasil disingkronkan ke sistem pada 16 Desember 2021 dan selesai Reliability Run (RR) tanggal 23 Desember 2021. Selanjutnya dilakukan pengujian-pengujian lainnya sesuai ketentuan SLO unit PLTS.

Pusmanpro juga melakukan supervisi sarana pendukung ketenagalistrikan antara lain dome shelter batu bara, dermaga pelabuhan, termasuk sarana pendukung lain yang diperlukan oleh perusahaan misalnya pembangunan kantor unit dan gedung HSSE.

Dari 79 proyek (SLO/COD) terdapat kurang lebih 8 proyek strategis yang disupervisi dan berhasil diselesaikan selama 2021 ini antara lain SUTET 500 kV Tanjung Jati – Pemalang, GITET 500 kV Pemalang, SUTET 500 kV Balaraja - Cikupa, SUTET 500 kV Batang – Mandirancan, GITET 500 kV Mandirancan, SUTET 500 kV Mandirancan – Indramayu, SUTET 500 kV Cikupa – Kembangan dan GITET 500 kV Kembangan. 

Penyelesaian proyek ini sebagai keberhasilan dalam upaya menghindari risiko finansial berupa Take or Pay (TOP) pembangkit-pembangkit skala besar serta perkuatan sistim kelistrikan Jawa -Bali.

Tantangan dalam pelaksanaan proyek juga dihadapi PLN Pusmanpro. Lokasi proyek yang dikerjakan di wilayah cukup terpencil, sehingga akses menuju lokasi dan mobilisasi material menjadi tantangan tersendiri.

“Walau proyek yang kami kerjakan mempunyai medan yang sulit, PLN selalu berkolaborasi dan berkomitmen untuk dapat memberikan yang terbaik,” ujar Dahlan.

Dahlan mengungkapkan, dari 396 pegawai Pusmanpro terdiri dari 85 % pegawai teknik dengan sertifikasi kompetensi pegawai teknik sebesar 76

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved