Breaking News:

Okupansi Hotel Saat Nataru Tak Sesuai Harapan, Benk Mintosih: Gara-gara tarif hotel naik

Okupansi hotel di Jawa Tengah saat momen perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 meleset dari target yang diharapkan.

Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: Daniel Ari Purnomo
tribunjateng/ruth novita lusiani
Wakil Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jateng, Benk Mintosih. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Okupansi hotel di Jawa Tengah saat momen perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 meleset dari target yang diharapkan.

Dikatakan Wakil Ketua PHRI Jateng Benk Mintosih, pihaknya sebelumnya telah menargetkan tingkat keterisian kamar hotel bisa mencapai 90 persen baik saat natal maupun tahun baru.

Namun realisasinya, target tersebut hanya tercapai saat momentum perayaan tahun baru.


"Saat Natal kemarin sedikit di luar ekspektasi, hanya sekitar 85 persen. Sedangkan tahun baru baru rata-rata sudah 90 persen, terbalas di tahun baru," jelas Benk saat dihubungi tribunjateng.com, Minggu (2/1/2022).


Benk menyebutkan, melesetnya perkiraan kenaikan okupansi hotel di Jawa Tengah saat natal utamanya sebab kenaikan tarif hotel.


Menurutnya, banyak hotel yang sebelumnya optimis dengan kenaikan tarif saat momentum Nataru. Namun dikatakan, kenyataannya hal ini membuat sebagian masyarakat terbebani dengan kenaikan tersebut sehingga mengurungkan niat untuk menginap di hotel.


"(Hotel) banyak yang over PD 'terlalu percaya diri' dengan kenaikan tarif yang kebablasan. Jadi sebagian orang ragu dan berpikir lebih baik di rumah saja. Kenaikannya variatif, mulai sekitar 30 persen," ungkapnya.


Di sisi lain, Benk mengatakan, peningkatan pengunjung hotel terjadi saat tahun baru 2022 membuat perhotelan di Jateng tak jadi gigit jari.


Menurut Ketua Umum Gabungan Industri Pariwisata (GIPI) Jateng tersebut, terjadi kenaikan pengunjung terutama pada penginapan dengan model resort.


"Sekarang yang penuh duluan yang resort, yang ada outdoor-nya. Ini juga sepertinya akan menjadi tren ke depan berubah ke glamping (gabungan glamorous dan camping) yang didesain seperti hotel. Dari pengalaman yang sudah-sudah, resort mulai membuat model seperti itu dan nampaknya pergerakan akan mengarah ke sana," tukasnya. (idy)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved