Breaking News:

Gencarkan Operasi Pasar, Mendag Berupaya Stabilkan Harga Minyak Goreng

Kemendag telah melakukan koordinasi dengan produsen dan distributor, serta pemda untuk terus memastikan ketersediaan minyak goreng di pasaran.

Editor: Vito
kompas
ilustrasi - Minyak goreng curah 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi memastikan kegiatan operasi pasar untuk menyetabilkan harga minyak goreng di pasaran akan terus dilakukan.

Menurut dia, Kemendag telah melakukan koordinasi dengan produsen dan distributor, serta pemerintah daerah untuk terus memastikan ketersediaan minyak goreng di pasar tradisional, sehingga tidak terjadi kelangkaan di pasar.

“Kami juga meminta pemerintah daerah, khususnya dinas yang membidangi perdagangan untuk melakukan operasi pasar minyak goreng di wilayah masing-masing, agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat luas,” katanya, dalam keterangan pers.

Pemerintah, lanjut Mendag, juga akan menggunakan instrumen subsidi yang berasal dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Kelapa Sawit.

“Pemerintah, di bawah koordinasi Kemenko Perekonomian akan menggunakan dana pengelolaan BPDP KS untuk kebutuhan pangan, khususnya dalam rangka menyetabilkan harga minyak goreng,” jelasnya.

Mendag juga berjanji memastikan stok minyak goreng tetap tersedia secara nasional dengan harga yang terjangkau.

“Sehingga masyarakat dapat memperoleh minyak goreng di semua pasar baik ritel modern maupun di pasar tradisional,” ucapnya.

Lutfi menyatakan, stabilitas harga pangan menjadi perhatian serius pemerintah. Tidak hanya minyak goreng, tetapi juga barang kebutuhan pokok lainnya.

"Stabilitas harga merupakan mandat yang diamanahkan Presiden yang kami laksanakan dengan sungguh-sungguh, agar masyarakat bisa menikmati harga yang wajar,” tandasnya.

Adapun, harga minyak goreng di pasaran yang terus melambung masih menjadi sorotan. Bahkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara langsung meminta Mendag Muhammad Lufti untuk menjaga kestabilan harga minyak goreng di dalam negeri yang terus mengalami peningkatan.

Meski sudah disinggung Jokowi, pantauan di pasaran harga minyak goreng tergolong masih tinggi di atas harga eceran tertinggi (HET) yang sudah ditetapkan pemerintah, yakni Kementerian Perdagangan, sebesar Rp 11.000/liter.

Dilansir dari situs infopangan.jakarta.go.id, satu kilogram minyak goreng curah pada Selasa (4/1), dibanderol di kisaran Rp 18.000-Rp 22.000.

Sementara data dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, minyak goreng curah dijual seharga Rp 18.550/kg. Sedangkan minyak goreng kemasan bermerek dipatok seharga Rp 20.750/liter. (Tribun Network)

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved