Berita Solo
Penampakan Gedung Baru Mapolresta Solo, Direncanakan Selesai Akhir Januari
Wakapolda Jawa Tengah, Brigjen Pol Abiyoso Seno Aji meninjau progres pembangunan gedung Mapolresta Solo baru
Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Wakapolda Jawa Tengah, Brigjen Pol Abiyoso Seno Aji meninjau progres pembangunan gedung Mapolresta Solo baru yang berada di Jalan Slamet Riyadi, Selasa (4/1/2021).
Mantan Kapolrestabes Semarang itu menyampaikan, proyek pengerjaan tersebut ditargetkan selesai pada akhir Januari 2022.
"Memang kalau kita melihat prosentase capaian pekerjaan, mudah-mudahan nanti di akhir bulan Januari ini semuanya sudah dapat selesai, tentu dengan kualitas yang sangat memuaskan," ungkapnya di sela-sela peninjuan.
Dia menyebut, Mapolresta Solo yang baru ini ke depan bisa menjadi sebuah ikon.
Hal itu lantaran Kapolri dan Kapolda Jawa Tengah pernah menjabat Kapolresta Solo.
"Ke depan merupakan sebuah ikon, di mana Pak Kapolri kita pernah menjabat Kapolresta Surakarta dan Kapolda Jawa Tengah saat ini juga pernah menjabat di Polresta Surakarta," tuturnya.
Abi berharap, dengan kualitas yang sangat memuaskan itu memiliki sebuah marwah yang harus betul-betul dapat diwujudkan.
"Sehingga bisa menjadi kebanggan kita bersama," ungkapnya.
Dia menjelaskan, pada hakekatnya Kepolisian Republik Indonesia, khsusunya Polresta Solo ini bukan hanya milik Kapolresta saja. Ini adalah menjadi milik masyarakat Solo semuanya.
"Sehingga, mohon doa dari masyarakat Kota Solo, mudah-mudahan pembangunan ini akan dapat selesai pada waktunya dan Insya Allah kalau sesuai wacana akan diresmikan langsung oleh Bapak Kapolri," harapnya.
Mengenai progres pembangunan, perwira tinggi bintang satu itu menyampaikan, pembangunan kurang lebih sudah mencapai 100 persen.
Direncanakan, semua satuan akan berada di mapolres yang baru.
Nantinya dari Mapolresta yang berada di Manahan akan dipindahkan ke Mapolresta yang baru.
"Tapi sesuai laporan dari Pak Kapolresta memang belum bisa seluruhnya diboyong ke Mako Polres yang baru, ini karena memang keterbatasan ruangan," jelasnya.
Namun, Abi menambahkan, dari hasil masukan Kapolresta, pihaknya juga akan merumuskan untuk membuat sebuah perencanaan matang.
"Supaya ke depan ini akan berkelanjutan dan berkesinambungan.
Beberapa yang menjadi aset pemkot atau BUMN yang ada, yang dulu menurut sejarahnya pernah digunakan oleh kepolisian barangkali nanti juga bisa dipakai," tandasnya. (*)