Breaking News:

Berita Tegal

PTM 100 Persen Belum Bisa Dilaksanakan di Kabupaten Tegal, Berikut Penjelasannya

Satuan Pendidikan dari PAUD hinggan SMP di Kab Tegal belum bisa melaksanakan PTM.

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Desta Leila Kartika
Sekdin Dikbud Kabupaten Tegal Winarto, saat ditemui Tribunjateng.com, di ruang kerjanya, Selasa (4/1/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Satuan Pendidikan dari Jenjang PAUD, TK, SD, dan SMP di lingkungan Kabupaten Tegal belum bisa melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen karena ada persyaratan yang belum terpenuhi.

Informasi tersebut disampaikan oleh Kepala Dikbud Kabupaten Tegal Akhmad Was'ari, melalui Sekdin Dikbud Kabupaten Tegal Winarto, pada Tribunjateng.com, Selasa (4/1/2022).

Dijelaskan, untuk bisa melaksanakan PTM 100 persen harus memenuhi beberapa kriteria (syarat), di antaranya PPKM wilayah harus masuk level 1 atau 2.

Selain itu vaksinasi Covid-19 untuk pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) harus diatas 80 persen, dan capaian vaksinasi dosis 2 warga lansia sudah diatas 50 persen.

Adapun untuk di Kabupaten Tegal sendiri, sesuai yang tertera pada Inmendagri nomor 01 tahun 2022 tentang pemberlakuaan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level Covid-19 Jawa-Bali berada di level 2.

Sedangkan vaksin untuk pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) di Kabupaten Tegal sudah diatas 80 persen.

"Sehingga kalau membahas kriteria, PPKM kita sudah memenuhi karena level 2, jumlah vaksin PTK kita lebih dari 80 persen, tapi untuk capaian vaksinasi dosis dua lansia kita masih dibawah 50 persen, sehingga sesuai regulasi belum bisa melaksanakan PTM 100 persen," ungkap Winarto, pada Tribunjateng.com, Selasa (4/1/2022). 

Sementara sesuai data yang ter-update pada tanggal 29 Desember 2021, capaian vaksinasi dosis dua untuk lansia di Kabupaten Tegal baru di angka 32,65 persen, sedangkan dosis satu sudah 54,6 persen. 

"Sesuai yang tertera di SKB 4 Menteri, satuan pendidikan yang capaian vaksinasi dosis dua untuk lansia masih kisaran 40-50 persen atau dibawah 40 persen, maka PTM setiap hari secara bergantian. Jumlah siswa 50 persen dari kapasitas ruang kelas, dan lama belajar paling banyak empat jam pelajaran per hari," terangnya. 

Dengan kata lain, pembelajaran tatap muka (PTM) di wilayah Kabupaten Tegal belum bisa 100 persen, melainkan masih 50 persen dari kapasitas ruang kelas (masih menggunakan sistem shift). (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved