Breaking News:

Berita Pekalongan

Bunda Literasi Pekalongan Inggit Soraya: Sekolah Ramah Anak Cegah Tindakan Bullying

14 sekolah baik SMP dan SMA di Kota Pekalongan, Jawa Tengah sudah deklarasikan SRA.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Indra Dwi Purnomo
Bunda Literasi Kota Pekalongan Inggit Soraya 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Menuju kota layak anak, sebanyak 14 sekolah baik SMP dan SMA di Kota Pekalongan, Jawa Tengah sudah mendeklarasikan sebagai sekolah ramah anak (SRA).

SRA merupakan salah satu upaya Pemkot Pekalongan dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak selama berada di sekolah, pembentukan SRA diharapkan mampu menjadi solusi dalam mencegah kekerasan pada anak.

Bullying adalah salah satu bentuk kekerasan yang masih marak terjadi, salah satunya di lingkungan sekolah.

Tindak bullying yang sering terjadi di sekolah di antaranya penindasan fisik, penindasan verbal, tindakan pengucilan dan penindasan seksual. 

Melihat maraknya kasus bullying yang masih terjadi di lingkungan sekolah, Bunda Literasi Kota Pekalongan Inggit Soraya berharap, SRA tidak hanya memberikan fasilitas belajar-mengajar yang memadai, tetapi juga mampu menekan tindakan bullying pada anak di sekolah.

"Sekolah ramah anak ini yaitu sekolah yang aman, nyaman, dimana anak-anak ini bisa mendapatkan fasilitas yang memadai, lingkungan yang bersih dan sehat. Kemudian, anak-anak ini bebas mengungkapkan pendapat."

"Lalu anak-anak yang mengalami bullying atau kejadian yang kurang mengenakkan, bisa dilaporkan dan disharingkan. Jadi sekolah ini benar-benar aman dan nyaman untuk anak-anak belajar," kata Inggit Soraya, Rabu (5/1/2022).

Inggit menyampaikan, kasus bullying yang terjadi pada anak di lingkungan sekolah harus menjadi perhatian utama dari berbagai pihak.

"Sebagai kader PKK dan Ketua PKK, saya turut mensosialisasikan bahwa anak-anak ini memang perlu pendampingan, sesuatu yang terjadi pada anak ini selalu didampingi, butuh komitmen dari semua baik keluarga, sekolah, guru pendidik, masyarakat untuk komitmen supaya anak-anak ini aman," imbuhnya.

Pihaknya menambahkan dengan adanya SRA tidak ada lagi kekerasan secara fisik maupun psikis. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved