Breaking News:

Cukai Rokok Naik, Perokok Bakal Pilih Tembakau Tingwe atau Vape?

Kenaikan harga cukai rokok sebesar 12 persen per 1 Januari 2022 yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan. Pilih vape atau tingwe?

Penulis: amanda rizqyana | Editor: Daniel Ari Purnomo
dok. pribadi
Lingga Putri menghabiskan 2 bungkus rokok isi 16 per hari, sempat menggunakan vape, kemudan kembali rokok kemasan, kini ia beralih kembali ke vape. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kenaikan harga cukai rokok sebesar 12 persen per 1 Januari 2022 yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati disambut baik oleh Agus Zamroni alias Agus Jepank.

Pemilik toko lembutan atau irisan kering tembakau dari Desa Srimulyo Kecamatan Bansari Kabupaten Temanggung optimis kenaikan cukai rokok yang mempengaruhi harga jual rokok berimbas pada pergeseran konsumen.

Bahkan ia sudah mengamati selama beberapa tahun terakhir, perokok mulai beralih dari rokok filter kemasan ke rokok linting dari tembakau dan cengkeh.

"Sempat ada penurunan sih. September 2019-Agustus 2020 saya bisa kirim 1,4 ton, September 2020-Agustus 2021 saya kirim 8 kuintal, September 2021-hari ini baru sekitar 2 kuintal," ujarnya saat dihubungi Tribun Jateng pada Kamis (6/1/2021) siang.

Tingginya peminat lembutan pada 2019 dikarenakan adanya gelaran Festival Lembutan Bansari yang berhasil menarik wisatawan lokal dan mancanegara dan berimbas tingginya pengiriman tembakau hingga 1,4 ton.

Sayangnya, masuknya virus corona dua tahun lalu membuat Festival Lembutan Bansari tidak terlaksana, berdampak besar pada penjualan dan distribusi lembutan yang dia hasilkan.

Meski demikian, angin segar dan optimisme kembali datang ketika sejumlah perokok mulai beralih ke rokok linting dewe atau tingwe dengan meracik lembutan, cengkeh, dan garet atau kertas rokok.

Harga lembutan yang ia jual mulai Rp 100 ribu-Rp 1 juta per kilogram.

Varian tembakau yang ia jual yakni original lembutan Bansari mulai dari: soft kota, soft lokal, sedang, dan berat.

Adapun harga cengkeh Rp 175 ribu per kilogram dan garet Rp 50 ribu per slop.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved