Berita Jepara

Temui Bupati, Kades Se-Jepara Minta Sepeda Motor Dinas

Papdesi dan Paguyuban Pamong Desa (PPD) meminta kendaraan dinas berupa sepeda motor kepada Bupati Jepara Dian Kristiandi 

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: moh anhar
Dokumentasi Humas Pemkab Jepara
Petinggi (kepala desa) se-Kabupaten Jepara yang tergabung dalam Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Papdesi) dan Paguyuban Pamong Desa (PPD) menemui Bupati Jepara Dian Kristiandi di ruang vidcon Bupati, Kamis (6/1/2022). 


TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Petinggi (kepala desa) se-Kabupaten Jepara yang tergabung dalam Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Papdesi) dan Paguyuban Pamong Desa (PPD) meminta kendaraan dinas berupa sepeda motor kepada Bupati Jepara Dian Kristiandi 

Plt Ketua Papdesi Jepara Hartoyo menuturkan, sepeda motor yang sudah ada cukup tua sehingga dibutuhkan kendaraan baru untuk menunjang kerja petinggi.

"Untuk jenis (sepeda motor) rekan-rekan petinggi tidak menyebutkan merk. Yang penting ada penggerakknya dari pak bupati," kata Hartoyo seusai bertemu Bupati Jepara di ruang vidcon, Kamis (6/1/2022).

Baca juga: Atasi Blankspot, Diskominfo Batang Percepat Jaringan Hingga Pelosok Desa

Baca juga: RSUD Kalisari Batang Masih Kekurangan Dokter Spesialis

Baca juga: PT PNM Komitmen Kembangkan Kapasitas Usaha 2022 Melalui Go Digital

Dia menyampaikan terakhir kali petinggi dapat fasilitas kendaraan bermotor pada 2009.

Sejak saat itu tidak ada lagi pengadaan sepeda motor untuk petinggi.

Dia berharap setelah pertemuan ini keinginan petinggi bisa terpenuhi.

Sementara itu, Bupati Jepara Dian Kristiandi menyampaikan terkait usulan pengadaan motor dinas baru untuk petinggi, pihaknya akan menganggarkan di APBD 2023 mendatang.

“Tahun ini sudah tidak mungkin dilakukan. Paling cepat akan coba kita anggarkan di tahun depan,” kata Bupati Andi.

Baca juga: Cuplikan Gol Eka Febri Saat PSIS Semarang Imbang Skor 1-1 Persija Jakarta Liga 1 2021

Baca juga: Hasil Babak I Skor 1-1 PSIS Semarang Vs Persija Jakarta Liga 1 2021, Eka Febri Balas Gol Simic

Dalam kesempatan itu, orang nomor satu di Jepara itu meminta para petinggi untuk meningkatkan pemahaman terhadap aturan dan regulasi yang ada agar tidak terjerat masalah hukum dalam menjalankan roda pemerintahan desa.
 
“Harus pahami regulasi yang ada serta mengedepankan musyawarah dalam pengambilan keputusan dan kebijakan. Jika itu dilakukan maka insya Allah tidak akan berurusan dengan hukum,” tandasnya. (*)

 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved