Berita Salatiga

Wali Kota Salatiga Lantik 39 Pejabat Baru

39 pejabat administrator, pengawas, dan kepala sekolah di Pemkot Salatiga dilantik.

Penulis: Hermawan Handaka | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Hermawan Handaka
Sebanyak 39 Pejabat Administrator, Pengawas, dan Kepala Sekolah Tingkat SD di lingkungan Pemkot Salatiga, menghadiri Upacara Pengambilan Sumpah/Janji dan Pelantikan Pengangkatan Pejabat Administrasi dan Kepala Sekolah di Lingkungan Pemerintah Kota Salatiga, di Aula Damarjati BKPSDM, Jl. Pemuda 2 Salatiga, Rabu (05/1/22). 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Sebanyak 39 pejabat

Sebanyak 39 Pejabat Administrator, Pengawas, dan Kepala Sekolah Tingkat SD di Lingkungan Pemkot Salatiga, menghadiri Upacara Pengambilan Sumpah/Janji dan Pelantikan Pengangkatan Pejabat Administrasi dan Kepala Sekolah di Lingkungan Pemerintah Kota Salatiga, di Aula Damarjati BKPSDM, Jl. Pemuda 2 Salatiga, Rabu (05/1/22).
Sebanyak 39 Pejabat Administrator, Pengawas, dan Kepala Sekolah Tingkat SD di Lingkungan Pemkot Salatiga, menghadiri Upacara Pengambilan Sumpah/Janji dan Pelantikan Pengangkatan Pejabat Administrasi dan Kepala Sekolah di Lingkungan Pemerintah Kota Salatiga, di Aula Damarjati BKPSDM, Jl. Pemuda 2 Salatiga, Rabu (05/1/22). (Tribun Jateng/Hermawan Handaka)

r, pengawas, dan kepala sekolah tingkat SD di lingkungan Pemkot Salatiga, menghadiri Upacara Pengambilan Sumpah/Janji dan Pelantikan Pengangkatan Pejabat Administrasi dan Kepala Sekolah di Lingkungan Pemerintah Kota Salatiga, di Aula Damarjati BKPSDM, Jl. Pemuda 2 Salatiga, Rabu (05/1/22). 

Pengambilan sumpah/janji dilakukan oleh Wali Kota dan disaksikan oleh Kepala Perangkat Daerah terkait, kepada pejabat terlantik yang terdiri dari 3 orang promosi administrator, 6 orang rotasi administrator, 6 orang promosi pengawas, 9 orang rotasi administrator dan 15 orang promosi kepala sekolah.

Wali Kota Salatiga, Yuliyanto, SE, MM, berharap kepada pejabat terlantik untuk dapat mengemban amanah, tugas dan tanggung jawab baru tersebut dengan sebaik-baiknya, terutama dalam masa pemulihan akibat Pandemi COVID-19 yang sangat berdampak pada tata kelola pemerintahan, baik dalam hal anggaran, pelaksanaan program, kegiatan, dan lain sebagainya. 

Begitu pun dengan sektor pendidikan, yang menuntut para tenaga pendidik tak terkecuali kepala sekolah, agar lebih kreatif dan inovatif dalam mendidik serta mencerdaskan para generasi penerus.

Ditambah dengan menjelang berakhirnya periode kepemimpinan dan Wakil Wali Kota, yang sekaligus menandai berakhirnya RPJMD Kota Salatiga Tahun 2017-2022, dimana sektor pendidikan dan pemerintahan menjadi salah satu misi pembangunan di Kota Salatiga. 

"Menyikapi hal tersebut, saya berpesan agar Saudara tidak terlalu lama larut dalam euforia pelantikan. Segeralah menyesuaikan diri di tempat yang baru, optimalkan segala sumber daya yang dimiliki, serta tingkatkan hubungan kerja, baik antara pimpinan, bawahan, maupun rekan sekerja. Sebab dalam sebuah sistem, kinerja tiap-tiap komponen sangatlah memegang peranan penting,” tutur wali kota.(*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved