Berita Kabupaten Tegal
Ada Kasus Positif Covid-19 Baru, Bupati Tegal Imbau Warga Taat Prokes dan Mau Vaksin
Adapun data penambahan tiga kasus baru tersebut, terjadi sejak Kamis (30/12/2021) dan masih bertahan hingga saat ini
Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Sesuai data yang ter-update di laman covid19.tegalkab.go.id pada Jumat (7/1/2022), terdapat tiga kasus positif Covid-19 dan saat ini sedang menjalankan isolasi mandiri (isoman).
Adapun data penambahan tiga kasus baru tersebut, terjadi sejak Kamis (30/12/2021) dan masih bertahan hingga saat ini.
Mengetahui hal tersebut, Bupati Tegal Umi Azizah, mengimbau warganya untuk tetap mematuhi atau menerapkan protokol kesehatan (Prokes) dan jangan sampai lengah apalagi abai.
Mengingat sampai saat ini, pandemi Covid-19 belum sepenuhnya hilang, sehingga prokes 5M wajib dilaksanakan ditambah melakukan vaksinasi Covid-19.
"Tiga kasus baru ini, semuanya merupakan pelaku perjalanan dan semuanya sudah vaksin sebanyak dua kali. Insyaallah aman dan semuanya masih menjalankan isoman. Untuk tempat tidur di ruang isolasi rumah sakit juga kosong, tapi tetap kami sediakan dan persiapkan," ungkap Umi, pada Tribunjateng.com.
Update di laman covid19.tegalkab.go.id, jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 sampai saat ini sebanyak 13.456 kasus.
Dari jumlah 13.456 kasus tersebut yang sudah dinyatakan sembuh ada 12.637 kasus, masih menjalankan isolasi mandiri ada 3 kasus, masih dirawat 0 kasus, dan meninggal dunia ada 816 kasus.
Sementara itu, untuk jumlah kasus Suspec Covid-19 di Kabupaten Tegal pada Minggu (2/1/2022) sebanyak 4.457 kasus.
Dari jumlah 4.457 kasus tersebut rinciannya yang sudah dinyatakan sembuh ada 4.264 kasus, masih menjalani isoman ada 0 kasus, masih dirawat 0 kasus, dan meninggal dunia ada 193 kasus.
Sedangkan untuk kasus Probable di Kabupaten Tegal saat ini ada 67 kasus.
Rinciannya yang sudah dinyatakan sembuh ada 28 kasus, masih dirawat 0 kasus, dan meninggal dunia ada 39 kasus.
"Saat ini kami sedang berupaya semaksimal mungkin untuk menyelesaikan target vaksinasi dosis satu sebanyak 70 persen. Sesuai data terakhir yang saya terima berdasar basis faskes baru 63,38 persen, ya sedang kami gencarkan terus, tapi saya optimis tidak lama lagi target bisa terpenuhi," pungkas Umi. (dta)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Foto-ilustrasi-salah-sani.jpg)