Berita Semarang

Wagub Taj Yasin Usul Masyarakat Pilih Sendiri Dokter yang Dipercaya untuk Vaksinasi

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mengusulkan agar masyarakat dapat meminta atau memilih sendiri dokter yang sesuai keinginan mereka.

Penulis: m zaenal arifin | Editor: moh anhar
Dokumentasi Humas Pemprov Jateng
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, memberikan arahan kepada tokoh masyarakat di Pendopo Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, kemarin. 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mengusulkan agar masyarakat dapat meminta atau memilih sendiri dokter yang sesuai keinginan mereka.

Nantinya, dokter yang dipilih akan ditugaskan langsung ke masyarakat untuk memberikan vaksinasi.

Usulan tersebut disampaikan Gus Yasin, sapaannya, saat menemui sejumlah tokoh masyarakat di Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, untuk mengurai kendala vaksinasi, kemarin.

Baca juga: Wajah Stadion Jatidiri Tampil Baru, Gubernur Ganjar Pranowo Tersenyum Melihatnya

Baca juga: Satpol PP Kudus 894 Kali Bubarkan Kerumunan Warga selama Pandemi Berlangsung

Menurutnya, hal itu perlu dilakukan untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat agar ikut vaksinasi.

"Percayanya sama dokter siapa? nanti kita kirim. Nanti bisa direkomendasikan, oleh Bupati dan Kadinkes, akan ditugaskan langsung ke lokasi. Siapa tahu nanti masyarakat minta kepala dinas yang nyuntik," katanya, dalam rilisnya, Jumat (7/1/2022).

Usulan itu berdasarkan keluhan beberapa tokoh masyarakat terkait upaya vaksinasi di Kecamatan Bojong. Di antaranya adanya masyarakat yang belum mau divaksin lantaran belum memahami sosialisasi yang diberikan.

"Apakah ada kategori penyakit yang tidak boleh divaksin? Sosialisasi seperti itu belum diterima. Andaikata ada yang terdampak akibat divaksin, payung hukum pengaduannya bagaimana? Masyarakat mengadu ke mana?" ujarnya.

Gus Yasin menjelaskan, bahwa mekanisme vaksinasi sudah disiapkan secara rigid.

Menurutnya, sebelum mendapatkan vaksin, masyarakat terlebih dahulu dicek tensi darahnya.

Selain itu juga ditanya penyakit dan beberapa ketentuan lainnya.

"Kami sudah benar-benar mengantisipasi itu semua. Setelah divaksin masih disuruh nunggu. Setelah di rumah kalau ada kejadian ikutan seperti panas, demam, disampaikan ke Puskesmas. Nanti Puskesmas akan menangani itu," terangnya.

Gus Yasin juga meminta adanya pembaruan data vaksinasi di Kabupaten Tegal.

Dia ingin agar data masyarakat yang sudah divaksin dapat diberikan kepada Camat dan Kepala Desa (Kades).

Baca juga: Bermodal Pistol Mainan, Dua Pemuda Semarang Ngaku Polisi di Hadapan Pelajar SMA

Baca juga: Pasar Johar Baru Diresmikan, Sejumlah Pedagang Mengadu ke DPRD Karena Penataan Kurang Pas

Berdasar data tersebut, dia meminta Camat dan Kades memerintahkan ketua RW dan RT untuk memverifikasi data tersebut.

"Nanti kalau kita cek berdasarkan NIK-nya sudah vaksin, ya dicentang. Kalau ada yang belum, langsung kita catat, kita daftarkan, ajak vaksin," pungkasnya. (*)

 

 


Caption: *Humas Pemprov Jateng

- Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, memberikan arahan kepada tokoh masyarakat di Pendopo Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, kemarin.

 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved