Breaking News:

Berita Semarang

Peletakan Batu Pertama Fakultas Farmasi Unwahas, Ganjar: Bisa Jadi Central Farmasi

Peletakan batu pertama saat proses pembangunan gedung Fakultas Farmasi Unwahas.

Penulis: faisal affan | Editor: sujarwo

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Peletakan batu pertama saat proses pembangunan gedung Fakultas Farmasi Universitas Wahid Hasyim Semarang, juga dibarengi dengan harapan dan doa.

Harapan untuk bisa mencetak generasi kemajuan bangsa di bidang farmasi, sekaligus doa supaya bisa ikut berkontribusi

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Ketua Umum Yayasan Wahid Hasyim Prof. Noor Achmad, beserta jajaran Universitas Wahid Hasyim Semarang, usai melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung Fakultas Farmasi di Nongkosawit, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Minggu, (9/1/2022).
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Ketua Umum Yayasan Wahid Hasyim Prof. Noor Achmad, beserta jajaran Universitas Wahid Hasyim Semarang, usai melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung Fakultas Farmasi di Nongkosawit, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Minggu, (9/1/2022). (TRIBUN JATENG/FAIZAL M AFFAN)

dalam penanganan pandemi.

Sebab menurut Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, covid-19 tidak bisa hilang dalam sekejap. Pihaknya mengumpamakan virus covid-19 seperti TBC (Tuberkulosis).

"TBC sampai saat ini kan tetap ada. Tapi kita biasa saja. Asal tahu cara mencegah dan penanganannya. Pandemi ini juga sama. Kalau sudah banyak akan relatif kita tahan. Ya antara doa dan pasrah," terangnya saat memberikan sambutan di peletakan batu pertama Fakultas Farmasi Unwahas, Minggu (9/1/2022).

Pihaknya pun mengalami turunnya angka penularan covid-19 yang terjadi pada bulan September 2021.

Padahal saat itu, sebaran vaksinasi di Indonesia belum mencapai 80 persen.

"Ketika covid-19 turun, sebenarnya kita itu belum memenuhi kriteria kekebalan kelompok dari vaksin. Saat itu sebaran vaksinnya masih 60 persen. Tapi ini jadi tantangan kita ke depan untuk bisa menyelesaikan pandemi. Saya harap gedung ini bisa jadi central farmasi di masa depan. Inilah kontribusi Unwahas dalam menyelesaikan masalah bangsa," tuturnya.

Di lain pihak, Ketua Umum Yayasan Wahid Hasyim, Prof. Noor Achmad, menjelaskan Fakultas Farmasi Unwahas yang akan dibangun selama satu tahun ini berdiri di atas lahan seluas 11 ribu meter persegi.

"Kami proyeksikan dalam waktu satu tahun selesai. Dana yang kami siapkan untuk pembangunan ini sebesar Rp 75 miliar," tegasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved