Berita Regional

Guru Ponpes Rudapaksa Santriwati di Ciparay Bandung, KPAD Duga Korban Lebih dari 3 Orang

Setelah kasus Herry Wirawan, kasus guru pesantren merudapaksa santriwati kembali terungkap di Bandung.

Shutterstock
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, BANDUNG - Kasus rudapaksa di pondok pesantren menjadi perhatian publik belakangan ini.

Setelah kasus Herry Wirawan, kasus guru pesantren merudapaksa santriwati kembali terungkap di Bandung.

Peristiwa ini terjadi  di sebuah pesantren yang berada di Ciparay, Kabupaten Bandung.

Baca juga: Perampokan Sopir Travel di Jakarta Timur: Korban Melawan saat Leher Dijerat, Pelaku Ditangkap Warga

Jika jumlah santriwati yang mengalami pelecehan di kasus Herry Wirawan ada 13, di Ciparay sampai saat ini kemungkinan lebih dari 3 anak.

Berikut fakta-faktanya :

1. Ada persetubuhan 

Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Bandung, Ade Irfan Al-Ansory, saat dihubungi, Sabtu (8/1/2022)  mengungkapkan, dari hasil pengawasan yang dilakukan pihaknya, memang terdapat persetubuhan kepada tiga santriwati.

"Memaksa korban dengan kayak dihipnotis.

Diduga pelaku menggunakan metode tipu muslihat, kalau saya simpulkan.

 
Ade mengatakan, seolah-olah korban dihipnotis sehingga para korban tidak bisa melawan.

2. Diduga lebih dari 3 Santriwati

Ade mengatakan, kemungkinan masih banyak korbannya karena yang lainnya ada yang diduga dicabuli.

"Korban yang disetubuhi memang di bawah umur.

Yang kemarin mengakui ada tiga orang.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved