Breaking News:

Hotline Semarang

Hotline Semarang : Apakah Pemecatan Sepihak Lewat WA Sah Dilakukan oleh Mandor?

Halo Tribun Jateng. Saya adalah penyapu jalan Pemkot Semarang, dan dipecat oleh mandor melalui lisan lewat WhatsApp.

Penulis: budi susanto | Editor: Catur waskito Edy
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi PHK 

Halo Tribun Jateng. Saya adalah penyapu jalan Pemkot Semarang, dan dipecat oleh mandor melalui lisan lewat WhatsApp.

Tepatkah, jika mandor berhak memecat seorang penyapu tanpa peringatan tertulis lebih dahulu.

Saya mohon keadilan. Karena saya tidak pernah sekalipun dapat teguran tertulis, namun tiba tiba diberhentikan, bahkan sering mendapat umpatan kata-kata binatang.

Pakaian atau seragam juga saya beli sendiri. Takutnya, ini akan terjadi ke penyapu lain, jika sudah tidak disukai oleh mandor lalu dikeluarkan sepihak.

Melalui Koran Tribun Jateng ini kami lapor ke Pak Wali dan Ombudsman untuk minta keadilan. Terima kasih dari 089601187xxx.

Jawaban

Terima kasih pertanyaannya. Kami sarankan pihak yang dirugikan untuk melapor atau menyampaikan pengaduan ke OPD atau Walikota Semarang, dan ke Ombusman RI.

Pekerja outsourcing memang memiliki posisi lemah, karena kewenangannya ada di pihak penyedia jasa.

Meski demikian ada peraturan terkait pemecatan, misalnya petugas merupakan outsourcing ataupun tenaga harian lepas yang bekerja berdasarkan kontrak maupun penugasan.

Seharusnya pemberhentian dan pengangkatan sesuai SOP yang berlaku. Terima kasih. (bud)

Siti Farida
Kepala Ombusman RI Perwakilan Jateng

Baca juga: Fokus : Tantangan Mengubah Kebiasaan Terlalu Santai

Baca juga: Inter Milan Sapu Bersih Menang 8 Laga Beruntun, Inzaghi: Wajar Kami Akan Juara

Baca juga: Kades Rembul Ingin Gerakkan Roda Perekonomian Warga Melalui Wisata Desa Lembah Rembulan 

Baca juga: Ini Penyebab Longsor di Bukit Siglagah Desa Pranten Batang Hasil Asesmen ESDM Jateng

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved